Ansar Rera Sangat Berjasa dalam Pemekaran Desa

Porsi Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) akan lebih besar dengan dilakukannya pemekaran desa tersebut

11 Oktober 2022, 16:43 WIB

Nusantarapedia.net, Netizen | Artikel — Ansar Rera Sangat Berjasa dalam Pemekaran Desa

Oleh: Marianus Gaharpung, Dosen FH Ubaya Surabaya

LAYAK dan sepantasnya warga Nian Tana Sikka memberikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mantan Bupati Sikka, Drs. Ansar Resa. Pasalnya, selama masa kepemimpinannya berkontribusi riil untuk pemekaran desa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ansar Rera sangat memahami bahwa implikasi dari otonomi daerah tidak lain memberikan kewenangan penuh kepada daerah untuk menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan di daerah agar dapat dirasakan oleh warga masyarakatnya.

Salah satu bentuk dengan pemekaran desa sebagai wujud pengejawantahan serapan aspirasi yang berkembang di masyarakat. Idealnya dapat meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik guna percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat sampai di desa.

Untuk itu, perlu peningkatkan kemampuan pemerintah desa memperpendek rentang kendali sehingga efektifitas penyelenggaraan pemerintah yang hirarki dan pengelolaan pembangunan dapat terwujud sampai di desa.

Atas dasar hal-hal tersebut di atas, di era kepemimpinan Ansar Rera sebagai Bupati Sikka, proses pemekaran 34 desa tersebut mulai diseriusin dengan membentuk dasar hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemekaran Desa. Sehingga di era kepemimpinan Bupati Ansar Rera, berinisiatif mengajukan Rancangan Perda tentang Pemekaran Desa kepada DPRD Sikka. Ketika itu agar memperoleh persetujuan DPRD periode 2014 – 2019 yang melakukan dan memberikan persetujuan Ranperda Pemekaran 34 Desa tersebut menjadi Perda.

Persetujuan DPRD ketika itu tidak langsung ditetapkan dan diundangkan oleh Bupati sebab harus menunggu Nomor serta Kode Desa dari Kementerian. Kementerian telah memberikan Nomor Kode Desanya, sehingga Perda tentang Pemekaran Desa ditetapkan oleh Bupati Sikka dengan Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pemekaran Desa. Atas dasar fakta tersebut, sejatinya Bupati periode sekarang hanya “gunting pita”, sebab semua ide dan aktivitas pemekaran desa dilakukan pada masa Pemerintahan Bupati Ansar Rera, dan Bupati Roby Idong hanya meresmikan saja.

Terkait

Terkini