Konten TikTok Mandi Lumpur Nenek-nenek di NTB Jadi Perhatian Polisi

19 Januari 2023, 08:44 WIB

Nusantarapedia.net, Jakarta — Jagat sosial media Tanah Air kembali ramai, setelah beredar aksi live streaming akun TikTok dengan pemeran para nenek-nenek serta pemeran lainnnya dengan konten mandi lumpur. Konten tersebut diunggah oleh akun @intan_komalasari92.

Viralnya konten tersebut mendapat respon beragam dari masyarakat, bahkan Menteri Sosial Tri Rismaharini angkat bicara.

Tri Rismaharini merespon dan menyoroti konten TikTok yang disinyalir sebagai konten “mengemis online” di media sosial, itu tidak diperbolehkan. Risma mengungkapkan, akan mencari rujukan undang-undang untuk melarang hal seperti itu. Pihaknya bakal berkirim surat ke Pemda terkait.

“Saya imbauan ke daerah, tugas saya itu untuk menjalankan itu, itu memang nggak boleh,” kata Risma di Tambun Selatan, Bekasi, Minggu (15/1/2023), dilansir dari detik.com.

Karena viral, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mendorong Polda NTB untuk langsung turun tangan melakukan investigasi di lapangan, karena berpotensi terjadinya gangguan Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat).

“Setelah melakukan profiling terhadap akun ini, diketahui bahwa pemilik akun merupakan pasangan suami istri, masing-masung berinisial SAH dan IK yang berdomisili di Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten, Lombok Tengah (Loteng), NTB,” tutur Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto S.I.K., M.Si., Rabu (18/1/2023), dilansir dari tribratanews.ntb.

Langkah selanjutnya, Dit Reskrimum Polda NTB dan Polres Lombok Tengah kemudian melakukan pemeriksaan kepada pemilik akun. Kemudian menggali keterangan dari 3 orang yang pernah tampil pada live akun TikTok tersebut, yaitu perempuan berinisial LS (49), IR perempuan (54), dan HRT juga perempuan (43).

“Beberapa orang yang tampil dalam live akun tiktok tersebut memiliki hubungan keluarga secara langsung dengan pemilik akun dan beberapa orang lainnya adalah tetangga rumah dari pemilik akun tiktok @intan_komalasari92,” terang Kabid Humas.

Setelah itu, pihak kepolisian melakukan investigasi kepada kedua belah pihak dengan mendatangi langsung lokasi yang ada di video viral tersebut, serta menggali keterangan dari warga sekitar.

“Dari hasil klarifikasi terhadap pemilik akun, pemeran dalam video dan keterangan dari sejumlah warga diketahui bahwa orang-orang yang tampil pada akun TikTok tersebut melakukan aksinya tanpa ada paksaan,” kata Kabid Humas.

Lanjutnya, hal itu dilakukan dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari Gift dengan kesepakatan bagi hasil.

“Mereka lakukan hal tersebut bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari Gift yang diberikan oleh penonton dengan kesepakatan bagi hasil antara pemeran di dalam video dengan pengelola akun medsos,” imbuhnya.

Meski demikian, pihak Polda NTB akan terus melakukan penyelidikan, dan meminta semua pihak agar bijak dalam menggunakan sosial media. Hal itu guna terciptanya situasi dan kondisi Kamtibmas di provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Hal ini tentu dapat menimbulkan kegaduhan sehingga dapat mengganggu situasi Kamtibmas, mengingat mudahnya persebaran informasi di media sosial saat ini, kami meminta untuk lebih bijak dalam menggunakan sosial media,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, potongan video dari akun pengunggah sudah dibagikan dan viral di beberapa platform video lainnya. Beragam komentar datang dari netizen Tanah Air bahwa itu adalah tindakan eksploitasi orang tua hingga hal kemiskinan. (MYasin)

Geger! Ucapan Cak Nun Tentang Firaun Haman dan Qorun, Akhirnya Minta Maaf Klarifikasi

Harga Kedelai Tinggi, Pengusaha Tempe Mengadu ke Komisi IV
Tolak! Revisi UU Desa Perpanjangan Jabatan 9 Tahun, Bila Revisi Sekalian “UU Pemerintahan Desa”
Ribuan Kades dari Berbagai Daerah di Tanah Air Unjuk Rasa ke Jakarta, Menuntut Revisi UU Desa
Data Penduduk Miskin 2022 Versi BPS

Terkait

Terkini