Pembangunan Infrastruktur Harus Ramah Lingkungan

6 Januari 2023, 09:38 WIB

Nusantarapedia.net, Jakarta — Dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Riau, dengan beberapa agenda kegiatan, seperti; peresmian jalan tol ruas Pekanbaru – Padang seksi Pekanbaru-Bangkinang, mengunjungi PT Pertamina Hulu Rokan, meninjau pelayanan BPJS di kota Pekanbaru, meresmikan SPAM Regional Durolis (air minum) Rokan Hulu, mengunjungi pasar bawah Bangkinang Kampar, serta agenda lainnya.

Selain itu Presiden berkesempatan melihat perlintasan gajah di KM 12 ruas tol Pekanbaru-Dumai, Provinsi Riau, pada Kamis (05/01/2023).

Di sela peninjauan tersebut, Presiden mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur di Tanah Air harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan menjamin keberlangsungan hidup satwa liar.

“Saya terus mengingatkan mengenai pentingnya juga memperhatikan lingkungan, seperti yang kita bangun Jalan Tol Pekanbaru-Dumai misalnya, ada terowongan untuk lintasan gajah sebanyak enam tempat,” ucap Presiden dalam keterangannya, dari laporan Setkab.

Lanjut Presiden, dengan demikian, pembangunan jalan tol ini tidak mengganggu perlintasan salah satu satwa yang dilindungi yaitu gajah Sumatra.

Tidak hanya di Riau, Presiden menuturkan bahwa upaya pelestarian tersebut juga akan dilakukan di tempat lain agar pembangunan infrastruktur tidak mengganggu kelestarian satwa liar.

“Saya kira beberapa tempat memang kita membangun terowongan-terowongan, lintasan untuk hewan-hewan yang dilindungi tersebut,” tutur Presiden.

Sementara itu, terpisah, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Riau Genman S. Hasibuan juga menambahkan bahwa terowongan gajah ini merupakan langkah adaptasi atas pembangunan ruas jalan tol Pekanbaru-Dumai yang telah membelah habitat gajah di dua kota dan dua kabupaten dengan total populasi gajah sebanyak 76 ekor.

“Sebagai adaptasi dari pembangunan jalan tol ini terhadap keberadaan gajah di lokasi ini, maka kami dari Balai Besar KSDA Riau bekerja sama bersama Hutama Karya untuk membuat terowongan gajah sehingga gajah itu pergerakannya tidak terganggu,” ungkapnya. (**/dnA)

Tol Pekanbaru-Bangkinang Diresmikan, Ruas Pekanbaru-Padang
Data Genangan Air di Jakarta, BPBD: Seluruh Genangan di Jakarta Telah Surut
Pusat Data Jateng Pertama Di Indonesia Diresmikan
Serapan Anggaran APBD DKI Jakarta Naik
Burung Pleci “Mata Putih Wangi-wangi dan Wakatobi” Endemik dari Kepulauan Wakatobi, Terancam Punah!
Mengenal Status Konservasi Spesies (EX, EW, CR, EN, VU, NT, LC, DD, NE)

Terkait

Terkini