Pembuatan dan Perpanjangan SIM Menambahkan Syarat Kepemilikan BPJS Kesehatan Mulai Diuji Coba Juli Mendatang

21 Juni 2024, 09:03 WIB

Nusantarapedia.net | Nagekeo, NTT – Kapolres Nagekeo melalui Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Nagekeo AKP Melky D. Nenobais, S.H, M.H membeberkan bahwa, pembuatan dan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) menambahkan syarat kepemilikan BPJS Kesehatan akan mulai diuji coba pada 01 Juli hingga 30 September 2024.

Penerapan syarat tersebut menindaklanjuti Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023, yang mana tujuannya ialah untuk memastikan pemohon SIM sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan secara aktif.

“Untuk menindaklanjuti Perpol tersebut, Korlantas Polri melalui Ditlantas Polda NTT akan melakukan uji coba pembuatan dan perpanjangan SIM dengan menambahkan syarat baru berupa kepemilikan BPJS Kesehatan aktif. Uji coba aturan itu akan mulai berlaku pada Sabtu 01 Juli hingga Senin 30 September 2024,” ungkap Melky di ruang kerjanya, Jumat (21/06/2024).

Melky menjelaskan, ada 7 daerah yang akan mulai uji coba serentak penambahan syarat kepesertaan BPJS Kesehatan untuk mengurus SIM pada awal Juli nanti, yakni, Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penerapan Peraturan Kepolisian tersebut sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam BPJS Kesehatan sebagai upaya kepatuhan terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Dengan adanya kebijakan Polri tentang penyertaan syarat BPJS aktif dalam pengurusan SIM, diharapkan masyarakat Nagekeo bisa menyadari pentingnya menjadi peserta JKN,” ujarnya.

Adapun Peraturan Polri Nomor 2 Tahun 2023 mengatur syarat administrasi yang wajib dipenuhi masyarakat pemohon SIM sebagai berikut :

1. Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran SIM secara manual atau menunjukkan tanda bukti pendaftaran secara elektronik
2. Melampirkan fotokopi dan memperlihatkan KTP
3. Melampirkan fotokopi sertifikat pendidikan dan pelatihan mengemudi dengan memperlihatkan dokumen aslinya
4. Melampirkan surat hasil verifikasi kompetensi mengemudi yang diterbitkan oleh sekolah mengemudi terakreditasi
5. Bagi pemohon SIM perorangan yang tidak mengikuti pendidikan dan pelatihan mengemudi atau belajar sendiri
6. Melakukan perekaman biometri berupa sidik jari dan/atau pengenalan wajah maupun retina mata
7. Melampirkan tanda bukti kesepertaan aktif dalam JKN/Kartu BPJS
8. Menyerahkan bukti pembayaran penerimaan bukan pajak.

Terkait

Terkini