Tim SAR Tutup Pencarian La Ali, Nelayan Sikka yang Belum Kembali Melaut

1 September 2023, 14:14 WIB

Nusantarapedia.net | MAUMERE, SIKKA — Tim SAR Maumere tutup operasi SAR pencarian nelayan Sikka yang bernama La Ali, seorang laki-laki berusia 48 tahun beralamat di Dusun Kajowangi RT3/RW2 Desa Samparong, Kec. Alok, Kab Sikka-NTT, yang belum kembali melaut dari perairan Pulau Sukun sejak tanggal 24 Agutus 2023.

“Hari ini merupakan pencarian hari ke tujuh setelah pihak keluarga pada tanggal 25 Agustus 2023 melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Maumere. Dari pelaksanaan operasi SAR hari pertama hingga hari ketujuh, Tim SAR Gabungan telah mengerahkan RIB Basarnas Maumere, peralatan SAR Air dan memperluas daerah pencarian hingga 15 Nautical Mile serta penyisiran darat di pinggir pantai Pulau Sukun, namun hasil nihil dan korban kami nyatakan hilang,” terang Kepala Kantor Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan selaku SMC (SAR Mission Coordiantor).

Lebih lanjut Supriyanto mengatakan, bahwa pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) hari.

“Namun apabila di kemudian hari ada tanda-tanda penemuan korban maka operasi SAR akan dibuka kembali, hal ini sesuai dengan Undang-Undang No. 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, bahwa pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) hari,” terang Supriyanto.

IMG 20230901 WA0013
Tim SAR Gabungan saat berada di kediaman korban. Dusun Kajowangi RT3/RW2, Desa Samparong, Kec. Alok, Kab Sikka-NTT.

Sebagai informasi, korban melaut di Pulau Sukun sejak hari kemarin, Kamis, 24 Agustus 2023 sekitar pukul 07:00 WITA, dari keterangan pihak keluarga korban seharusnya tiba di rumah pukul 21:00, namun sampai keesokan harinya korban belum kembali sehingga melaporkan ke Kantor Basarnas Maumere untuk dilakukan pencarian. (Icha)

Tim SAR Evakuasi 37 Wisman, KM Duta Samota Kandas di Pulau Kelor Labuan Bajo

Bedah Lagu “Ra Iso Dadi Siji”, Ini Kronologi Pasangan Selingkuh!

Alhamdulillah, Donatur Shodaqoh Apem Datang dari Brunei dan Malaysia! Ketua Pelaksana Prosesi Sebaran Apem Syukur

Apa Keuntungan Indonesia dengan Revolusi Industri 1.0 hingga Society 5.0 AI, Jangan Tertipu Kemanfaatannya Saja – Pikirkan Sistem Proteksinya

Orkestrasi Peta Koalisi Capres, Sebuah Keniscayaan antara “Titah Panglima” hingga “Gerbong Kosong Belaka”

Terkait

Terkini