Wakapolres Mabar Menampik Pembinaan Bripka “R” Disebut Penganiayaan

26 Januari 2023, 21:07 WIB

Nusantarapedia.net, Labuan Bajo, NTTKepala Kepolisian Resor Manggarai Barat, AKBP Felli Hermanto melalui Wakapolres Kompol Sepuh Ade Irsyam angkat bicara menampik informasi yang mengular bahwa Kapolres Manggarai Barat melakukan tindakan arogansi terhadap salah seorang anggotanya.

Menurut Irsyam, teguran fisik terhadap anggota Polres Mabar inisial Bripka “R” merupakan pembinaan dan atensi pimpinan, yang mana jika didapati anggota mengabaikan perintah atas situasi urgen seperti halnya persiapan pengamanan Asean Summit 2023 yang akan dilangsungkan di Labuan Bajo awal bulan Mei mendatang, maka, pimpinan bertanggung jawab penuh atas anggotanya.

Kata dia lagi, Bripka “R” kerap mengabaikan perintah pimpinan sehingga perlu adanya pembinaan. Apalagi, sambung Isryam, pengecekan pengamanan Asen Summit tersebut langsung dilakukan oleh Kapolda NTT sendiri, sehingga sebagai pimpinan resor yang bertanggung jawab atas wilayah yang dibawahi tidak ada alasan lain selain memberi kepastian kesiapan anggota di lapangan agar kegiatan tersebut berjalan lancar.

“Menghadapi Asean Summit ini, tentunya pimpinan menginginkan semua anggota memiliki kesiap-siagaan, rasa awas dan selalu waspada. Ditambah lagi hari ini ada pengecekan persiapan pengaman Asean Summit oleh Kapolda NTT,” terang Kompol Irsyam kepada media, Kamis (26/1/2023).

Mantan Kapolsek Kelapa Lima ini menambahkan, setiap anggota Polri dituntut harus selalu memiliki kesiapsiagaan yang tinggi terhadap perkembangan situasi. Oleh karena itu, dalam menjamin keamanan dan kelancaran suatu kegiatan apalagi kegiatan yang bersifat kegiatan negara, maka pimpinan secara periodik perlu melakukan pengecekan terhadap kesiapan anggota.

Jelas Irsyam lagi, dalam pengecekan kesiapsiagaan, justru tidak ditemukan anggota tersebut dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang saat itu datang ke Pos pelayanan Polres Mabar.

“Tadi pagi, bapak Kapolres mengecek kesiap-siagaan anggota, ditemukan ada beberapa anggota yang tidak disiplin salah satunya yang bersangkutan, sehingga pimpinan melakukan pembinaan. Pembinaan itu sifatnya untuk mengingatkan anggota, agar disiplin dan selalu siap siaga dalam melaksanakan tugas,” katanya.

Menurut Irsyam, Bripka “R” secara kepribadian, sering melakukan pelanggaran dan sudah dilakukan proses kode etik dan dalam waktu dekat akan dilakukan sidang kode etik atas pelanggaran yang dilakukan oleh anggota tersebut.

Dia juga membantah, informasi yang mengular versi Bripka “R” bahwa permasalahan itu dipicu masalah air namun, itu tidak benar.

“Tidak benar masalah itu dipicu hanya persoalan air itu. Yang benar secara periodik pimpinan selalu melakukan pengecekan kesiapan anggota maupun mako.Pembinaan merupakan tanggung jawab pimpinan kepada seluruh anggota, agar menjadi anggota Polri yang lebih baik,” jelas Kompol Irsyam sembari menegaskan.

Irsyam menuturkan lagi, Bripka “R” saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Siloam Labuan Bajo dan terkait kondisi kesehatan, pihak RS Siloam akan melakukan penanganan intensif.

“Tadi anggota tersebut langsung ke Rumah Sakit Siloam untuk mendapatkan perawatan, namun sebagai bentuk perhatian, pimpinan sudah mengirimkan tim dokkes Polres Mabar untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi korban di Rumah Sakit Siloam, Kita masih menunggu perkembangan dari kondisi korban,” tutupnya.

Terkait

Terkini