Seperti Kuburan, Penerangan Lampu Taman Kota ‘Mochtar’ Tak Diperhatikan

17 Maret 2022, 22:48 WIB

“Sudah lama taman di depan toko saya jika malam gelap tanpa penerangan, sehingga rawan untuk praktek mesum juga mabuk - mabukan,” ucap Melani

Nusantarapedia.net, Keberadaan sebuah taman peruntukannya sebagai kebutuhan masyarakat akan tempat untuk melepaskan segala kepenatan, juga sarana relaksasi pikiran.

Tentunya diperlukan sebuah tempat yang aman dan nyaman, sebagai pendukung fasilitas sarana publik, guna menyehatkan pikiran.

Berbanding terbalik dengan kondisi yang terletak di Jl. Gatot Subroto, depan stadion olah raga Sirandu , Jawa Tengah ini.

Kondisinya sudah lama jika malam terlihat gelap gulita tanpa lampu penerangan, hanya kerlap kerlip lampu pedagang angkringan yang menjadi petunjuk, bahwa itu adalah sebuah taman, bukan tempat pemakaman .

Sedangkan jika siang hari, taman kota kebanggaan masyarakat , yang tergolong masih baru pembuatanya.

Kondisinya kumuh, ditaburi aneka sampah berserakan.

Melani, warga yang tinggal di depan taman tersebut mengatakan,

“Sudah lama taman di depan toko saya jika malam gelap tanpa penerangan, sehingga rawan untuk praktek mesum juga mabuk - mabukan,” ucap Melani

Di tempat yang sama, Iwan, warga sekitar taman mengiyakan keterangan dari Melani tetangganya.

“Dinas terkait sudah lama, tidak ngurusi masalah kebersihan taman, jika terlihat bersih itu karena inisiatif warga sekitar yang membersihkan.

Dinas perumahan dan permukiman (Disperkim ) sebagai instansi yang mengurusi masalah taman, melalui salah satu kepala bidangnya Muhammad Untung sudah dua kali, ditemui awak media, tidak pernah bisa ditemui alasanya sedang rapat.

Ironisnya keberadaan ini dengan kantor Disperkim hanya dipisahkan tembok stadion olah raga saja tetapi sampai berita ini diturunkan belum ada komentar dari DISPERKIM. (Ragil 74)

Gatra Kencana, Wisata Edukasi di Pemalang
Lagi-lagi Penimbunan Minyak Goreng di Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Terkait

Rekomendasi

Terkini