Wabup Tolitoli Kukuhkan Pengurus LPTQ, Sekaligus Menutup Kegiatan PPSCP MTQ Tingkat Provinsi Sulteng 2022

LPTQ merupakan aset daerah dan negara yang perlu dijaga dengan baik dan dikelola secara profesional, netral dan mandiri. LPTQ memiliki tugas mulia dimana memiliki komitmen yang kuat untuk bergerak di bidang keagamaan.

29 Maret 2022, 12:42 WIB

Nusantarapedia.net, Tolitoli Sulteng — Kukuhkan Pengurus LPTQ, Sekaligus Menutup Kegiatan Pelaksanaan Penjaringan dan Seleksi Calon Peserta MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2022.

Moh. Besar Bantilan mengukuhkan pengurus LPTQ periode Tahun 2022-2023, sekaligus menutup kegiatan pelaksanaan penjaringan dan seleksi calon peserta persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah ke-29 di Aula Balre Tau Dako Lipu Tolitoli, pada Senin malam (28/3/2022).

“untuk itu mari kita bersama satukan visi dan misi untuk menjadikan Kab. Tolitoli menjadi lebih baik, hal ini sejalan dengan misi pemerintah Kab. Tolitoli yakni membangun masyarakat religius yang berkepribadian berbasis kearifan lokal,”

Wabup Tolitoli Moh. Besar Bantilan dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus LPTQ Kab. Tolitoli yang baru saja dilantik dan dikukuhkan. Serta ucapan selamat mengemban amanah untuk membantu Pemerintah , utamanya mengemban misi keagamaan dan memberikan layanan serta berperan aktif melakukan berbagai kegiatan sehingga dapat berkembang dan maju.

LPTQ merupakan aset daerah dan negara yang perlu dijaga dengan baik dan dikelola secara profesional, netral dan mandiri. LPTQ memiliki tugas mulia dimana memiliki komitmen yang kuat untuk bergerak di bidang keagamaan.

Selanjutnya Wabup Moh. Besar Bantilan menyampaikan, “berharap agar setiap anggota LPTQ harus mampu mendedikasikan pengabdiannya untuk masyarakat luas tanpa mengenal pamrih dan membedakan status kerja, sebab tugas LPTQ adalah sebagai lembaga yang menangani bidang keagamaan, LPTQ mempunyai posisi yang sangat strategis di samping menjadi aset daerah, LPTQ juga menjadi salah satu komponen dan armada pemerintah daerah yang melaksanakan tugasnya secara operasional di bidang keagamaan khususnya mental spiritual. Jadilah pengurus LPTQ yang profesional dalam pengembangan Tilawatil Qur’an. Untuk itu mari kita bersama satukan visi dan misi untuk menjadikan Kab. Tolitoli menjadi lebih baik, hal ini sejalan dengan misi pemerintah Kab. Tolitoli yakni membangun masyarakat religius yang berkepribadian berbasis kearifan lokal,” jelasnya.

Wabup Tolitoli Moh. Besar Bantilan juga menyampaikan, “selain itu, semua pihak akan senantiasa mendukung setiap kegiatan yang akan dilaksanakan oleh panitia khususnya pada kegiatan seleksi calon peserta dalam rangka mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an  dan kepada seluruh pengurus LPTQ dapat menjadikan kegiatan ini semakin memberikan manfaat bagi anak-anak kita sekalian  khususnya masyarakat di Kab. Tolitoli dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia  saat ini dan ke depan,” sambungnya.

Lanjutnya, “kegiatan penjaringan dan seleksi ini juga harus dilaksanakan secara obyektif dan benar-benar selektif, karena calon-calon pemenang itu nantinya akan membawa nama Kab. Tolitoli di tingkat nasional bahkan internasional.”

“Para peserta seleksi juga harus mencurahkan tenaga semaksimal mungkin agar dapat terpilih, namun perlu diingat bahwa sikap, tingkah laku dan kedisiplinan juga bagian dari penilaian, karenanya saya juga berharap agar peserta lebih serius lagi berlatih setelah mengikuti proses seleksi hingga selesai.”

“Selaku pemerintah daerah pastinya akan memberikan perhatian serius terhadap pembinaan dan pengembangan potensi bagi para insan Qur’ani agar para kafilah dapat mengukir prestasi yang lebih baik lagi pada pelaksanaan MTQ di tahun-tahun mendatang, baik tingkat provinsi, nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Diakhir kegiatan, Wakil Bupati menyerahkan piala dan piagam kepada para pemenang pada pelaksanaan penjaringan dan seleksi calon peserta MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, demikian penjelasannya.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh pejabat daerah dan undangan lainya, yakni ; Sekretaris Daerah (Asrul Bantilan.S.Sos), Asisten Pemerintahan dan Kesra (Anhar Dg. Mallawa, SE), serta pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kab. Tolitoli, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Tolitoli, pengurus LPTQ Kab. Tolitoli, Pimpinan BUMN dan BUMD Cabang Tolitoli, para Camat se-, Ketua DPD BKPRMI Kab. Tolitoli, para Kepala KUA se-Kab. Tolitoli.

Tak lupa segenap Panitia Pelaksana, Pelatih maupun Instruktur, dan Peserta Pelatihan.

Kesemuanya sebagai bentuk sinergitas oleh Tim Prokopim Setda Kab. Tolitoli. (Andi)

Dokter Terawan Dipecat dari IDI, Ini Alasannya
Polres Tolitoli Kembali Menggelar Vaksin 1000 di Kecamatan Baolan
Jelang Ramadhan Polres Tolitoli Gelar Patroli Dialogis

Terkait

Rekomendasi

Terkini