Harga Pertamax Resmi Naik, Dari Rp.9.000,- menjadi Rp.12.500,- per Liter
“Kalau di bawah Rp.15.000,- per liter maka shifting tidak terlalu banyak, mungkin 20 persen,”
Nusantarapedia.net, Jakarta — Kenaikan harga bahan bakar minyak non subsidi Pertamax, resmi naik per 1 April 2022, Jumat pukul 00.00 WIB.
Harga Pertamax sebelumnya dari Rp.9.000,- menjadi Rp.12.500,- per liter, terjadi kenaikan sebesar Rp.3.500,- per liternya, sementara untuk jenis Pertalite subsidi tetap di harga Rp.7.650,- per liter.
Kebijakan PT Pertamina (Persero) menaikkan harga bahan BBM jenis Pertamax karena banyak faktor, di antaranya lantaran melonjaknya harga minyak dunia di atas US$ 100 per barel.
Pertamina beralasan, meskipun terdapat kenaikan sebesar 28 persen, namun harga baru ini lebih kompetitif dibandingkan pesaing mereka.
“Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat. Ini pun baru dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir,” kata Irto Ginting, melalui keterangan tertulis, Kamis (31/3/2022). Irto, selaku pejabat sementara Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T Pertamina.
Irto juga mengatakan, kenaikan harga saat ini masih jauh di bawah keekonomiannya. “Ini kami lakukan agar tidak terlalu memberatkan masyarakat,” katanya.
Harga di bawah keekonomian yang dimaksud menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, idealnya Rp.16.000,- per liternya untuk BBM RON 92/Pertamax.
Irto juga mengatakan, kenaikan harga saat ini masih jauh di bawah keekonomiannya. “Ini kami lakukan agar tidak terlalu memberatkan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan, mengatakan, kenaikan tersebut diprediksi bisa memicu migrasi konsumen dari Pertamax ke Pertalite jika kenaikan harga menyentuh Rp.15.000,- hingga 16.000,- per liter. Padahal potensi peralihan tersebut sebesar 40 persen.
“Kalau di bawah Rp.15.000,- per liter maka shifting tidak terlalu banyak, mungkin 20 persen,” kata Mamit, dikutip dari katadata.co.id, Kamis (31/3/2022. (jek)
Dana Desa Rp.468 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah Republik Indonesia Berdiri
Puan Tekankan: Stabilkan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran
Kinerja Pendapatan Negara Tumbuh Positif, Versi (Menkeu) Sri Mulyani
Rekomendasi
-
Trend Lapor Polisi, di Era Masyarakat Digital
8 Februari 2022, 10:44 WIB -
Guru Honor Bernama Yeti Sudah Mengajar Sejak Tahun 1996, Memohon Perhatian Pihak Terkait
26 Maret 2022, 21:41 WIB -
Rangkaian Spiritual Budaya Jawa, dari Bulan Rejeb hingga Sawal (5)
5 Maret 2022, 20:02 WIB -
Inilah 5+ Manfaat Membuat Blog Bagi Pelajar, dari Hobi sampai Cuan
13 Februari 2022, 09:44 WIB -
Senyum di Tengah Banjir Kalideres
19 Januari 2022, 12:02 WIB
