Presiden ke Candi Borobudur

Presiden Joko Widodo dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah pada hari ini, Rabu (30/03/2022).

30 Maret 2022, 11:30 WIB

Nusantarapedia.net, Kulon Progo, Yogyakarta — pada hari ini melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah melalui Yogyakarta pada Rabu (30/03/2022). Dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, pesawat kepresidenan lepas landas menuju Bandara Internasional Yogyakarta, di Kulon Progo.

“Presiden menuju ke tujuan utama untuk mengunjungi Candi Borobudur, berkaitan dengan infrastruktur fasilitas kepariwisataan.”

Sesampainya di Bandara Kulon Progo, Presiden terlebih dulu meninjau fasilitas Bandara tersebut.

Seperti diketahui bahwa, di provinsi DI Yogyakarta telah dibangun Bandara Internasional Yogyakarta yang terletak di kabupaten Kulon Progo. Sebelumnya, mobilitas angkutan umum dan militer menjadi satu di Bandara Internasional Adi Sucipto Yogyakarta. Seiring meningkatnya kebutuhan, perlunya kembali membangun bandara baru sebagai jawaban dinamika yang berkembang.

Dilansir dari BPMI Setpres, presidenri.go.id, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah pada hari ini, Rabu (30/03/2022).

Kunjungan kerja kali ini, Presiden menuju ke tujuan utama untuk mengunjungi Candi Borobudur, berkaitan dengan infrastruktur fasilitas kepariwisataan. Sebelum menuju tujuan utama, Presiden berkesempatan untuk mengunjungi Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) di kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Dalam acara kunjungan kerja tersebut, turut mendampingi Presiden yaitu; Pramono Anung (Sekretaris Kabinet), Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Marsda TNI M. Tonny Harjono (Sekretaris Militer Presiden), Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, serta Bey Machmudin selaku Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden. (jek)

Dana Desa Rp.468 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah Republik Indonesia Berdiri
Puan Tekankan: Stabilkan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran
Kinerja Pendapatan Negara Tumbuh Positif, Versi (Menkeu) Sri Mulyani

Terkait

Rekomendasi

Terkini