Aku, Perempuan Yang Menggurat II

16 Maret 2022, 17:51 WIB

.net — Aku, Perempuan Yang Menggurat II

Ry Cahyo

Aku, Perempuan Yang Menggurat II

Bukankah sudah kukatakan padamu mas ?
rasa itu bukan seperti musim yang berganti
meski terkadang waktu yang terjalani serasa ingin memapas
tapi aku masih berdiri, dengan senyum dan bulir-bulir yang menitik tak terhitung lagi

Atau apakah kau lupa lelaki?
tak perlu setampah bunga kau beri
tak perlu kau berteriak atau melagu
laksana penyair-penyair salon seperti kata si burung merak dalam

Sederhana saja mas,
buatlah warna sepantasnya
dari pena semangatmu tuk menjaga
sepantasnya kau berpeluh lusuh
tak berarti kuminta banyak

Tahukah kau lelaki?
jika sempat aku mencipta telaga
maka kupastikan itu bukan hanya keharuan semata
tapi bulir kebahagiaan atas kebersama’an kita

Ah, sudahlah mas …
aku tak ingin nampak seperti sedang berpuisi
Aku hanya ingin kau tahu wahai lelaki
inilah aku, perempuan yang menggurat,,

Warsidi si penyaksi, sedang Warsito lelaki pinggir kali
Ini kali, aku Odapus yang bernyanyi

Terkait

Rekomendasi

Terkini