Aku, Perempuan Yang Menggurat II
Nusantarapedia.net — Aku, Perempuan Yang Menggurat II
Ry Cahyo
Aku, Perempuan Yang Menggurat II
Bukankah sudah kukatakan padamu mas ?
rasa itu bukan seperti musim yang berganti
meski terkadang waktu yang terjalani serasa ingin memapas
tapi aku masih berdiri, dengan senyum dan bulir-bulir yang menitik tak terhitung lagi
Atau apakah kau lupa lelaki?
tak perlu setampah bunga kau beri
tak perlu kau berteriak atau melagu
laksana penyair-penyair salon seperti kata si burung merak dalam sajak
Sederhana saja mas,
buatlah warna sepantasnya
dari pena semangatmu tuk menjaga
sepantasnya kau berpeluh lusuh
tak berarti kuminta banyak
Tahukah kau lelaki?
jika sempat aku mencipta telaga
maka kupastikan itu bukan hanya keharuan semata
tapi bulir kebahagiaan atas kebersama’an kita
Ah, sudahlah mas …
aku tak ingin nampak seperti sedang berpuisi
Aku hanya ingin kau tahu wahai lelaki
inilah aku, perempuan yang menggurat,,
Warsidi si penyaksi, sedang Warsito lelaki pinggir kali
Ini kali, aku Odapus yang bernyanyi
Rekomendasi
-
Ajaibnya Daun Sukun, Berantas Berbagai Macam Penyakit
6 Maret 2022, 08:30 WIB -
Geopolitik dan Strategi Sultan Agung Menuju Kejayaan Nusantara di Pentas Dunia (2)
13 Maret 2022, 19:33 WIB -
Resepsi Budaya Bhairawa Tantra dan Sadranan, hingga Slametan Kendurenan (2)
1 Maret 2022, 08:05 WIB -
Temper Tantrum Pada Anak dan Cara Mengatasinya
18 November 2021, 03:48 WIB -
10 Tips Menjemur Pakaian Saat Musim Hujan Agar Tidak Bau Apek
13 Desember 2021, 03:01 WIB
