Pasar Parungkuda Sukabumi Ramai Pembeli

"harga daging sapi naik dari harga normal 120.000 per kilogram menjadi 140.000 per kilogramnya"

2 April 2022, 12:11 WIB

Nusantarapedia.net, Sukabumi, Jabar — Memasuki bulan Ramadan, pasar Parungkuda ramai oleh pembeli menjelang puasa hari pertama. Masyarakat banyak mempersiapkan dan membeli bahan masakan untuk sahur. Baik itu membeli bahan-bahan masakan, alat untuk memasak atau membeli baju seperti mukena untuk persiapan tarawih.

Seperti yang terlihat di pasar Parungkuda, Sukabumi, Sabtu (02/04/2022). Dari pantauan NPJ di pasar tersebut, ramai oleh para pembeli. Pembeli didominasi oleh ibu-ibu banyak memburu bahan-bahan untuk persiapan hari puasa pertama.

Pedagang yang paling ramai diburu pembeli yaitu pedagang yang menjual bahan-bahan pokok, seperti daging sapi. Sudah menjadi hal lumrah, masyarakat membeli daging sapi jelang puasa.

“Selain itu, harga seperti tomat, cabai, terpantau masih normal. Seperti harga bawang merah harga 1/4 nya 8.000, cabai merah besar 1/4 15.000, harga telor 1 kilogram yaitu 25.000. Dan untuk harga minyak goreng dipasar itu sendiri sekitar 24.000 per liternya.”

Saat awak NPJ membeli daging sapi, cukup banyak juga orang yang membeli. Disamping itu, harga daging sapi naik dari harga normal 120.000 per kilogram menjadi 140.000 per kilogramnya. Tak hanya itu, bahan makanan seperti tahu pun banyak dibeli. Tahu sudah ludes habis terjual.

Selain itu, harga seperti tomat, cabai, terpantau masih normal. Seperti harga bawang merah harga 1/4 nya 8.000, cabai merah besar 1/4 15.000, harga telor 1 kilogram yaitu 25.000. Dan untuk harga minyak goreng dipasar itu sendiri sekitar 24.000 per liternya.

Adapun harga petai yang masih dalam harga normal, yaitu kisaran harga 5.000-7.000 rupiah. Dan harga “sepi” justru melambung tinggi, yaitu 18.000 1/4 kalau 1 kilogram 70.000. “Harga petai mah masih normal, yang melambung tinggi itu sepi”, ujar salah satu pedagang.

Disamping ramainya pasar oleh pembeli, seharusnya harus tetap menjaga protokol kesehatan dan memakai masker. Dan kita juga harus tetap waspada dari kemungkinan adanya kejahatan seperti copet. Karna tidak tahu kapan kejahatan mengintai kita.

“Awas hati-hati, jaga dompet, handphone dan barang-barang berharganya Bu. Sekarang harus hati-hati, takutnya ada kejahatan copet,” ucap salah satu sopir angkot yang kami naiki.

Harapan dari para pedagang semoga Ramadan tahun ini berjalan lancar dan harga bahan-bahan yang naik di pasar bisa kembali normal. (zha)

Curug Manglid, Pesona Alam Asri
Hasil Drawing Piala Dunia 2022 (Italia Gagal Melenggang Ke Qatar)

Terkait

Rekomendasi

Terkini