Pemda Kampar Rapat Konsolidasi, Antisipasi Kemacetan Di Bulan Ramadan

"Rapat konsolidasi ini kita lakukan untuk mengantisipasi kemacetan pada bulan Ramadan di pasar-pasar tumpah atau pedagang yang menggunakan bahu jalan,"

31 Maret 2022, 19:53 WIB

Nusantarapedia.net, Bangkinang Kota, Riau — Antisipasi kemacetan pada bulan Ramadan di pasar, Pemda Kampar lakukan rapat konsolidasi bersama.

Seringnya terjadi kemacetan menjelang berbuka puasa di bulan Ramadan oleh para pedagang kaki lima atau pedagang asongan yang menjual kuliner berbuka puasa di tempat-tempat yang sudah sering ditempati oleh para pedagang, dengan memakan badan jalan dan mengganggu para pemakai jalan, Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan rapat konsolidasi pengamanan pasar Ramadan, bertujuan untuk menghindari kemacetan.

Rapat konsolidasi dilaksanakan di ruang rapat kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kampar, Kamis (31/3/2022).

“perlunya dilakukan penertiban agar pengguna jalan tidak terganggu pada bulan Ramadan di tempat-tempat yang telah ditetapkan, khususnya bagi pedagang kaki lima dan pedagang asongan yang menjual takjil berbuka puasa,”

“Rapat konsolidasi ini kita lakukan untuk mengantisipasi kemacetan pada bulan Ramadan di pasar- atau pedagang yang menggunakan bahu jalan sehingga terjadi kemacetan dan mengganggu para pemakai jalan,” ujar Nurbit saat memimpin rapat.

Nurbit juga menjelaskan sesuai dengan arahan Bupati Kampar melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar bahwa, perlunya dilakukan penertiban agar pengguna jalan tidak terganggu pada bulan Ramadan di tempat-tempat yang telah ditetapkan, khususnya bagi pedagang kaki lima dan pedagang asongan yang menjual takjil berbuka puasa.

Nurbit menjelaskan, nantinya para pedagang tersebut akan dipindahkan ke pasar Ninik Mamak yang berlokasi di pasar bawah, dan Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Perdagangan dan koperasi UMKM telah menyiapkan lokasi dan diperkirakan mampu menampung 250 pedagang, serta untuk pengamanan, kita akan mendirikan Posko Ramadan di lokasi tersebut.

“Ini gratis dan tidak dipungut biaya, untuk itu kita berharap para pedagang dapat memanfaatkan hal tersebut dengan sebaik-baiknya,” kata Nurbit.

Selain itu, kita telah mensosialisasikan ini kepada masyarakat melalui Radio LPPL Swara Kampar 103.8 FM, berita di media online serta mobil keliling, dan hari ini kita akan melakukan sosialisasi langsung ke para pedagang bersama Tim, yakni; Sat Pol PP, Disperindag, Koperasi dan UMKM, Dishub, Diskominfo dan Persandian Kab.Kampar, Polres Kampar, TNI (Kodim 0313/KPR), Camat Bangkinang Kota, serta Lurah.

“Kita juga akan memasang spanduk dan informasi larangan berjualan di tempat-tempat yang sudah ditetapkan,” ujar Nurbit.

Pada rapat tersebut juga disebut lokasi yang menjadi perhatian dan target kemacetan yakni; Jalan Datuk Tabano dari simpang jalan Sisingamangaraja s/d jalan Prof M Yamin SH, kemudian Jalan Sisingamangaraja mulai dari simpang Jend. Ahmad Yani s/d Mayor Ali Rasyid, seterusnya Jalan Jend. Sudirman, mulai Jalan Jend. Ahmad Yani s/d Batas Kantor PPP, dan yang terakhir Jalan H Agus Salim mulai dari simpang Jalan Ahmad Yani s/d Jalan Teuku Umar.

“Kita berharap kerjasama para pedagang, dan ini kita lakukan agar tidak menimbulkan kemacetan sehingga para pemakai jalan tidak terganggu,” tutup Nurbit. (BangGalingging)

Siap-siap! Wacana BBM Jenis Pertamax Naik per-1 April 2022
Kebakaran Hutan Terjadi, Hanguskan 11 Ha Lahan di Kampar dan Salo

Terkait

Rekomendasi

Terkini