Ketika musim gugur tiba
Nusantarapedia.net — Ketika musim gugur tiba
Ry Cahyo
Ketika musim gugur tiba …
Sebetulnya masih ada pintaku
tatkala nanti kita takkan lagi bertemu
barangkali tak mesti kau ingat
Kala gerimis mula menitik sengit
dimana rintik yg menari bagai biji perak indah berjatuhan
dibaliknya aku selalu mencipta bayangmu …
Biar ini menjadi hal kejujuran
kala kupapar penuh ketulusan
lalu seiring musim satu itu datang
saat bunga-bunga mewangi dan mengganti yang jatuh berguguran
itulah saatnya waktuku
dan takkan lagi ada rintik yang menari
pun bayang yang slalu menjelma temani diri
tapi masih ada terbersit satu pintaku
untukmu Sang terkasih hati
melangkahlah terus penuh harap dan cinta
sebentar saja tengok kebelakang lalu jadikan harap kedepan
aku kan selalu sendiri di sini
damai bersama do’a tuk mu dari hati
mula kupanjatkan ditiap malam
hingga habis masaku melihat bulan
Begitu saja pintaku,
harapku angin berhembus bawa kabar ini tuk Sang terkasih hati
Segala maaf aku meminta
lahir dari jiwa yang mencinta
Kala musim gugur tiba
kala tak lagi kurasa gerimis yang menitik
pun hujan yg menari …
aku datang sendiri, pergi sendiri
tapi do’a tuk terkasih selalu pasti
Kepada Emak
Segelas, lalu kugurat catatan satu tuk mu
Rekomendasi
-
Merdeka Belajar, Antara Idealisme dan Angan-angan
7 Februari 2022, 12:51 WIB -
Candi Banyunibo, Simbol Sakralitas Keheningan
16 Januari 2022, 21:04 WIB -
BTS Meal dan Fetisisme Komoditas
7 Februari 2022, 22:21 WIB -
Ghozali, Peraup Milyaran Rupiah dari Foto Selfinya
21 Januari 2022, 19:51 WIB -
Bengawan Solo, Melintas Area dan Lini Masa (2)
5 Maret 2022, 08:48 WIB
