Surat yang terbawa angin, lalu terbaca oleh mu
Nusantarapedia.net — Surat yang terbawa angin, lalu terbaca oleh mu …
Ry Cahyo
Surat yang terbawa angin, lalu terbaca oleh mu …
Tuk mu..
pernahkah kita bertanya, tentang janji yang terbuat
pernahkah kita bertanya, tentang masa lalu yang terlewat
sementara waktu terasa melesat pasti tak kasat
begitulah hati, lalu jiwa serasa mewarnai
adalah hari menjadi kanvas bening, lalu bercorak rasa tiap kali
Tuk mu..
barangkali seringkali kau bertanya, mengapa selalu saja kata-kata melamur
senja usai siang penuh aksi meretas bayang dan mimpi-mimpi panjang
tahukah kau jika senja itu tak pernah berubah, meski kadangkala tak penuh jingga menyaput
sebab angin bawa awan mendung lalu diam menggayut
aku, engkau barangkali satu hati tentang ini, tak peduli pada apa yang melamur senja
sebab selalu jiwa-jiwa yang merasa, luruh di peluknya
ah, aku tak sedang mencoba berorasi,
atau bernyanyi melagukan seribu syair penuhi pelataran hati
aku hanyalah jiwa yang luruh jatuh di peluk senja yang slalu ramah
Lalu ingatan padamu sansa membuatku menulis di atas secarik kertas
terbawa angin dan terbaca olehmu
jingga itu engkau sansa,
dimana doa memenuhi hingga ujung semesta …

Apa Aku, Bersajak II
Sejarah Perkembangan Sastra Indonesia Berdasar Periodisasinya
Mencintai Dalam Diam II
Rekomendasi
-
Safari Ramadan 1443 H, dan Informasi Pemkab Halteng
13 April 2022, 11:03 WIB -
Kedatuan Ki Ageng Gribig Jatinom Klaten dalam Historiografi Penyebaran Islam (2)
25 Desember 2021, 11:22 WIB -
Amnesia dan Diskursus Sejarah Terhadap Peradaban Maritim Nusantara (3)
5 Februari 2022, 11:37 WIB -
Geopolitik dan Strategi Sultan Agung Menuju Kejayaan Nusantara di Pentas Dunia (2)
13 Maret 2022, 19:33 WIB -
Presiden ke Candi Borobudur
30 Maret 2022, 11:30 WIB