Padamu Aku Bersurat
Nusantarapedia.net — Padamu Aku Bersurat
Ry Cahyo
Padamu Aku Bersurat
Dik,
tentang rasaku … bukanlah guratan-guratan yang terlukis di atas pasir-pasir halus
yang mana semilir malam dan riak gelombang seperti berebut ingin menggerus
tidak dik, ini adalah yang lahir dari kedalaman hati dan menjejak di bumi
tidak dik, ini adalah yang selalu menari di fikir lalu langit menjadi kanvas yang abadi
Dik,
gemuruh ombak menghantam cadas, di depanku berulang-ulang
seperti aku yang juga begitu
di pinggir pesisir pada tenangnya malam dadaku tak lagi berdesir
sudah kurasa penuh gemuruh tatkala di ghaibnya aku mencipta bayang
Dik,
buatku tak apa … bila malam terjalani dengan menghitung bintang di langit
asalkan tidak menjadikanku mengumpulnya di dalam karung
sebab aku percaya, di antara rasa pasti ada doa … menguatkan
ah, sudah lah dik … seiring malam beranjak pelan
t’lah kulamur penuh harap, ya … biarkan aku berharap
meski hanya harapan-harapan pendek
pada pengertiannya … aku hidup karna cinta,
aku bertahan … karna kasih menguatkan
dan keinginan memiliki, tak harus menjadi tradisi
sebab cinta, rasa … bukan karna keterpaksa’an
Catatan Sang Lelaki
Melia Pada Prosa Hati …
Rekomendasi
-
Senyum di Tengah Banjir Kalideres
19 Januari 2022, 12:02 WIB -
Kronik Kali Opak, dalam Romantisme, Manajemen Air dan Gempa (1)
26 Februari 2022, 22:33 WIB -
Bunga Rampai Kata Langgam dalam Konteks Kultural Indonesia (1)
22 Januari 2022, 14:58 WIB -
Manthous, Benyaminnya Jogja! dari nge-Band hingga Nembang (1)
7 Maret 2022, 14:36 WIB -
Bengawan Solo, Melintas Area dan Lini Masa (1)
4 Maret 2022, 21:54 WIB
