Segelas, lalu kugurat catatan satu tuk mu
Nusantarapedia.net — Segelas, lalu kugurat catatan satu tuk mu …
Ry Cahyo
Segelas, lalu kugurat catatan satu tuk mu …
Diam dan tenanglah di sana perempuan satu
pada tempat dimana senandung merdumu seiring datangnya senja nan syahdu
sementara biarkan sendiriku laksana air tenang di arus yang mengalir
meski hanya lirihku dalam doa tatkala pahit yang kurasa begitu getir
Dan kau tlah pasti tahu …
betapa kesepian demi kesepian tak melenakan
selalu saja dunia sendiriku terguncang sebab dera seribu kabar selalu menampar begitu nian
kau pasti tahu, sebab angin tak lupa bawa kabar itu padamu
Diam dan tenanglah saja duhai perempuan satu
pada tempat dimana hijab masih sebegitu laksana sejuta tirai dan kelambu
aku adalah aku, lelaki satu dalam peluk senja nan syahdu
sedang bahagiaku adalah kala hadirmu di sini
pada satu waktu nyata tunailah segala janji
tahulah kau, bahwasanya segala dera sirna seiring kasihmu menyapih diri
takkan lagi duniaku gegap gempita akan kabar berjuta mendera
hanya aku, hanya kamu, menjadi kita …
dalam satu ikatan lunaslah janji
janji dibawah langit seiring doa nian sengit
O, kusebut kau yang terhijab ‘Perempuan Satu’
pada waktunya tak hanya menepis sepi
sungguh dera yang berjuta kurasa luluh lantak dengan pasti
Tenang dan diamlah kau di sana dengan taat
biar ku di sini, seiring jejak yang slalu tergurat
hingga sampailah waktu kala aku dan kamu menjadi kita dalam saat …
Sajak Sang Kupu Satu
Padamu Aku Bersurat
Rekomendasi
-
Wisata Halal di Era Media Baru
12 November 2021, 19:12 WIB -
Mengenal Sale Pisang Makanan Khas Pacitan
8 Desember 2021, 13:20 WIB -
Amnesia dan Diskursus Sejarah Terhadap Peradaban Maritim Nusantara (1)
4 Februari 2022, 17:52 WIB -
Kedatuan Bayat dalam Sejarah Geologi, Pusat Spiritual dan Inisiasi Industri, Bagian Metroplex Kuno (4)
21 Desember 2021, 01:48 WIB -
Mataram Pleret, Penaja Perang Suksesi Monarki Jawa
2 Februari 2022, 20:11 WIB
