Dampak Plagiarisme Terhadap Integritas Akademik

Nusantarapedia.net | PENDIDIKAN — Dampak Plagiarisme Terhadap Integritas Akademik
Oleh : Tri Ayuningtyas Pratiwi
PLAGIARISME adalah tindakan mencuri ide, kata-kata, atau karya orang lain dan mengklaimnya sebagai milik sendiri tanpa memberikan atribusi yang sesuai. Plagiarisme dianggap sebagai salah satu pelanggaran serius dalam dunia akademik karena bertentangan dengan prinsip kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab. Dalam konteks akademik, plagiarisme mencakup berbagai bentuk, seperti menyalin langsung dari sumber lain, memparafrase tanpa mencantumkan referensi, pengutipan yang tidak lengkap, hingga menggunakan karya orang lain secara keseluruhan. Praktik ini tidak hanya melanggar etika akademik, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum dalam beberapa kasus, seperti tuntutan perdata atau pidana, terutama jika karya yang dijiplak dilindungi oleh undang-undang hak cipta. Plagiarisme merusak integritas akademik dan kepercayaan terhadap dunia pendidikan serta penelitian, sehingga penting bagi setiap individu dalam lingkungan akademik untuk memahami, menghormati, dan menerapkan prinsip-prinsip etika akademik dengan baik.
Pada tanggal 2 April 2024, Universitas Airlangga (Unair) digemparkan oleh sebuah kasus plagiarisme yang melibatkan salah satu mahasiswa program pascasarjana. Mahasiswa tersebut diduga menyalin hampir seluruh isi tugas akhirnya dari sebuah jurnal internasional tanpa mencantumkan sumber asli. Kasus ini tidak hanya mencoreng reputasi mahasiswa bersangkutan, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana lembaga pendidikan tinggi seperti Unair menjaga integritas akademiknya. Kejadian ini menyoroti pentingnya memahami dampak plagiarisme terhadap dunia akademik. Dalam kasus ini, tindakan plagiarisme tersebut tidak hanya merugikan mahasiswa lain yang telah berusaha dengan jujur, tetapi juga menciptakan keraguan terhadap kualitas akademik universitas.