Masjid Jogokariyan dan Keunikannya

19 Februari 2022, 21:06 WIB


Nusantarapedia.net, - dan keunikannya. Siapa yang tak kenal Masjid Jogokaryan?

Masjid fenomenal ini selalu menghiasi media oleh karena aktivitasnya yang dinamis dan menginspirasi. Terletak di Kampung , Mantrijeron, , masjid ini menjadi salah satu masjid bersejarah di .

Masjid ini selalu ramai, pun ketika dini hari. orang-orang berdatangan dari melaksanakan salat tahajud hingga sekadar beristirahat.

Dibangun pada tahun 1966. Penamaan berasal dari nama kampung tersebut. Unik memang, saat masjid-masjid pada umumnya mengambil nama dengan bahasa Arab, masjid ini justru menggunakan nama kampung sebagai identitasnya.

Masjid ini selalu ramai, pun ketika dini hari. orang-orang berdatangan dari melaksanakan salat tahajud hingga sekadar beristirahat. Dini hari? Ya, rombongan bus dari berbagai daerah tentu ingin lebih awal datang dan menikmati sahdunya bisa salat subuh berjamaah di Masjid ini.

Polish 20220219 191435390
Terdapat kajian-kajian setiap harinya yang menyajikan ilmu-ilmu agama akidah, fikih hingga tema ringan seputar muamalah.

Di lantai tiga, lantai paling atas terdapat penginapan murah untuk para jamaah yang datang dari jauh untuk beristirahat. Penghasilan dari jasa sewa digunakan untuk membayar upah petugas kebersihan masjid itu. Para marbot tidak dibayar. Mereka bekerja ikhlas menjaga masjid.

Setiap akhir pekan di pagi hari terdapat menu sarapan gratis dengan menu nasi lauk, bubur kacang ijo, bubur nasi, dsb dalam jumlah banyak hingga semua pengunjung dan jamaah bisa menikmati sarapan pagi gratis.

Juga makan siang gratis yang disebut ‘Jumat Berkah’ berupa nasi bungkus sejumlah ribuan yang diperuntukkan bagi jamaah salat Jumat dan mereka yang membutuhkan makan siang gratis.

Polish 20220219 192301363
Saat takmir masjid begitu bangga berkoar-koar mengumumkan saldo kas masjid yang terkumpul begitu banyaknya, justru berusaha agar saldo kas nol rupiah

Terdapat kajian-kajian setiap harinya yang menyajikan ilmu-ilmu agama akidah, fikih hingga tema ringan seputar muamalah. Semua harokah atau aliran islam bebas mengikuti kajian tersebut, dan tak kurang dari seratus orang para mustamik hadir.

Usai dengarkan ceramah, jamaah bisa menikmati kesederhanaan angkringan depan masjid.

Yang sangat fenomenal hingga dunia pun mencatat, saat takmir masjid begitu bangga berkoar-koar mengumumkan saldo kas masjid yang terkumpul begitu banyaknya, Masji Jogokariyan justru berusaha agar saldo kas masjidnya nol.

Artinya, dana infak dan sedekah dari para donator tersalurkan secara terus menerus tanpa menunggu dana terkumpul banyak.

Sudah lazim, orang bersedekah justru ingin segera dimanfaatkan dengan baik sedekahnya, bukan disimpan atau dikumpulkan yang akhirnya menjadi rawan penyelewengan. Wal iyadzu billah.

Itulah beberapa keunikan . Jika Nuspedian jalan-jalan ke Kampung Jogokariyan, jangan lupa mampir untuk salat atau istirahat di masjid yang sejuk ini!

Candi Sambisari, Jejak Peradaban yang Terkubur
Rumah Domes, Kenangan Gempa Yogyakarta

Terkait

Rekomendasi

Terkini