Roy Rening, Membawa Amunisi Penegakan Hukum dan Keadilan di NTT

Dr. Roy Rening, S.H, M.H., dengan disertasinya tentang "Peninjauan Kembali dalam Konteks Pidana dan HAM". Dengan basik keilmuannya ini rasanya sangat pas untuk NTT

6 Maret 2023, 11:38 WIB

Nusantarapedia.net, Artikel | Opini — Roy Rening, Membawa Amunisi Penegakan Hukum dan Keadilan di NTT

Oleh Marianus Gaharpung, dosen FH UBAYA dan lawyer di Surabaya

TAHUN 2024, Pemilihan Umum di Tanah Air akan segera digelar. Semua partai sudah selesai dalam tahapan verifikasi adiministrasi dan faktual melalui KPU. Calon anggota dewan mulai dari tingkat pusat (DPR RI) sampai provinsi, kabupaten/kota (DPRD) sudah siap dengan berbagai kiat dan strategi agar terpilih di 2024 nanti.

Periode lima tahunan kemarin menjadi pelajaran politik praktis yang sangat berarti bagi rakyat di publik Tanah Air ini yang mempunyai hak pilih. Apakah kita akan terus mempertahankan wajah-wajah lama yang kinerja dan komitmen bagi rakyat hanya slogan semata? Apakah wakil rakyat di Senayan periode kemarin khususnya dari daerah pemilihan di Nusa Tenggara Timur sudah memenuhi janji-janjinya atau hanya lip service kepada warga NTT?

Problem Hukum Krusial di NTT
Persoalan yang terus mengedepan di NTT dalam lima tahun terakhir adalah soal hukum. Korupsi terjadi di kalangan pejabat tata usaha negara begitu menggurita baik di tingkat provinsi sampai kabupaten/kota, tetapi semua hanya berakhir di meja aparat penegak hukum. Demo warga NTT menuntut kepastian hukum dan keadilan dalam penanganan dugaan korupsi dianggap hanya paduan suara dari rakyat. Sungguh miris. Persoalan tanah-tanah suku warga di NTT terus menjadi masalah serius. Pemerintah daerah demi investasi, terkadang tanah-tanah warga/suku diterabas demi memenuhi ambisi sang pejabat sebagai kepala wilayah. Kasus-kasus perdagangan orang,  pelanggaran HAM sangat marak di NTT tidak jelas penyelesaiannya.

Pertanyaannya, dimana wakil rakyat yang duduk di Senayan yang terlahir dari rahim NTT? Semua hanya penonton bahkan diduga turut menikmati keadaan carut marut penegakan hukum di bumi Flobamora ini.

Terkait

Terkini