100 Hari Kerja Mendag, Zulkifli Hasan Beberkan Kinerjanya

Mendag menyampaikan bahwa pasokan barang kebutuhan pokok aman dengan harga yang relatif stabil

27 Oktober 2022, 13:24 WIB

Nusantarapedia.net, Jakarta — Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), yang dilantik menjadi Menteri Perdagangan (Mendag) menggantikan posisi Muhammad Lutfi pada 15 Juni 2022 yang lalu. Kini Zulkifli menahkodai Kementerian Perdagangan telah melewati 100 hari kerja.

Pada kesempatan podkabs Episode 7 dengan narasumber Mendag Zulkifli Hasan. Dirinya membeberkan kinerja 100 harinya sebagai Menteri yang ditafsirkan “berhasil” dalam memanajemen pasokan barang kebutuhan pokok aman dengan harga yang stabil.

Mendag menyampaikan bahwa pasokan barang kebutuhan pokok aman dengan harga yang relatif stabil. Menurutnya, ini sejalan dengan yang diamanatkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Tugas yang diberikan bapak Presiden jelas, stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok),” ungkap Mendag dilansir dari Setkab, pada keterangan pers terkait kinerja 100 hari, Minggu (25/09/2022), di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.

Mendag membeberkan, harga minyak goreng curah yang sebelumnya bergejolak telah stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu sebesar Rp14.000 per liter dan juga tersedia di seluruh provinsi di Tanah Air.

Lebih dari itu, bahkan pada 21 September 2022 harga rata-rata nasional minyak goreng curah tercatat sebesar Rp13.800 per liter. Selain itu, minyak goreng dengan merek MINYAKITA telah tersedia di 33 provinsi, termasuk Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat dengan harga sesuai HET.

“Janji saya kepada Presiden adalah dalam satu bulan akan menurunkan harga dan menyediakan minyak goreng dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Alhamdulillah, dalam waktu dua minggu saya bertugas, harga minyak goreng kemasan sederhana mulai turun,” ujar Zulkifli.

Selain minyak goreng, harga bahan kebutuhan pokok lainnya juga mengalami penurunan signifikan dibandingkan 15 Juni 2022. Harga sepuluh barang kebutuhan pokok yang turun yaitu daging sapi, cabai merah besar, cabai rawit keriting, cabai rawit merah, daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng kemasan sederhana, gula pasir, dan minyak goreng curah.

“Jadi harga-harga bahan pokok sampai hari ini stabil. Memang ada yang naik sedikit sekarang ini, beras,” imbuhnya.

Dalam podcast Kabinet dan Sekretariat Kabinet (Podkabs) Episode 7 sebelumnya, masih dilansir dari sumber yang sama, Mendag memaparkan bahwa salah satu kunci dalam mengendalikan harga bahan pokok adalah dengan mengetahui permasalahan hingga ke level mikro, bukan hanya makro.

“Harus turun, ke pasar dengarin apa yang terjadi, dilihat masalahnya apa, keluhan ibu apa, rantai pasoknya gimana, rantai distribusinya gimana. (Kebijakan) ini memang bisa efektif kalau kita tahu kan, mengerti, sambung dengan masalahnya. Baru kita efektif ambil keputusan,” ujar Zulkifli di Podkabs.

Sebagai informasi, pemerintah telah menerbitkan aturan yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional pada 5 Oktober 2022, yang isinya di antaranya tentang harga telur dan daging ayam, dalam penatalaksanaan ambang batas harga bagi produsen dan konsumen, yaitu sebagai berikut;

1) Harga Telur ayam ras
• Harga pembelian produsen:
– batas atas: Rp24.000 per kg
– batas bawah: Rp22.000 per kg
• Harga penjualan konsumen: Rp27.000.

2) Harga Daging ayam ras
• Harga pembelian produsen:
– batas atas: Rp23.000 per kg live bird (ayam hidup)
– batas bawah: Rp21.000 per kg live bird
• Harga penjualan konsumen: Rp36.750 per kg karkas.

Diketahui, dilansir dari situs informasi pagan Jakarta per-27 Oktober 2022, pada pukul 11.40 WIB, bahwa harga Telur Ayam dan Daging Ayam Broiler di Jakarta, diketahui sebagai berikut;

Harga Telur Ayam di DKI Jakarta rata-rata Rp26.922/kg, harga tertinggi Rp28.000/kg di Pasar Cempaka Putih, harga terendah Rp23.000/kg di Pasar Pesanggrahan.

Untuk harga Ayam Broiler Rp37.814/ekor rata-rata, dengan harga tertinggi Rp45.000/ekor di Pasar Sunter Podomoro, dan harga terendah Rp30.000/ekor di Pasar Grogol.

Dengan sampel kedua komoditas tersebut hanya selisih sedikit dari ambang batas harga yang ditetapkan pemerintah. Telur ayam dengan rerata Rp26.922/kg sedangkan harga penjualan konsumen Rp27.000. (ASM)

Harga Komoditas di Jakarta Hari Ini 27 Oktober
Migor Mahal, Ganti Lalapan
Masihkah Ada Jodoh untuk Abang Baso?
Arah Gula Nasional, dari Raja Gula, Swasembada dan Impor
Menakar Kekuatan Rakyat dan Kebijakan Pemerintah dalam Isu Global Krisis Pangan (1)
Proyeksi Indonesia Tahun 2100 dalam Perspektif Demografi dan Isu Pangan, Jangan Rugi 3 Kali!

Terkait

Terkini