Polisi Pastikan Isu Penculikan Anak Tidak Benar, Namun Orang Tua Tetap Waspada

3 Februari 2023, 20:09 WIB

Nusantarapedia.net, Nagekeo, NTT — Begitulah hembusan isu yang kian membias ke pelosok-pelosok daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) bahkan di tanah air pada umumnya.

Bukan hanya itu, isu penculikan anak diinformasikan juga secara spesifik ciri-ciri modus pelaku yang patut dicurigai apabila ditemukan keberadaanya di tengah masyarakat, seperti adanya ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) yang tidak dikenal masuk ke pemukiman warga, mengaku disuruh keluarga, membelikan makan-makanan kesukaan anak dan lain sebagainya.

Menyikapi akan hal yang kian mengular dan meresahkan masyarakat belakangan ini, informasi valid dari pihak-pihak yang berkompeten seperti halnya informasi dari pihak kepolisian perihal benar dan tidaknya isu tersebut, tentu amat dibutuhkan.

Isu tentang peculikan anak ini menjadi salah satu perhatian serius pihak Polres Nagekeo di bawah pimpinan AKBP Yudha Pranata S.I.K, S.H., sehingga kegiatan “Jumat Curhat” kali ini membahas seputar isu tersebut oleh karena informasi sumir telah meresap dan meresahkan masyarakat di Kabupaten Nagekeo.

Kegiatan dengan tema “Peran Semua Pihak dalam Memerangi Aksi Penculikan Anak Yang Saat Ini Marak Terjadi” itu, dengan narasumber Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata, Wakapolres Nagekeo, Kompol Agung A. Surya dan Kasat Reskrim Polres Nagekeo Iptu Rifai, bertempat di aula Mapolres Nagekeo, Jumat (04/02/2023).

Menanggapi hal itu, Kapolres Nagekeo melalui Kasat Reskrim Iptu Rifai menegaskan bahwa informasi yang sempat beredar, baik verbal maupun video berkaitan dengan penculikan anak di Nagekeo merupakan informasi hoaks.

“Hingga saat ini di Kabupaten Nagekeo tidak ada kasus penculikan anak yang terjadi, meskipun informasi penculikan sudah merebak di masyarakat,” kata Iptu Rifai di Mbay, Jumat (3/2/2023).

Ia pun menegaskan bahwa hingga saat ini di Kabupaten Nagekeo tidak ada kejadian atau peristiwa penculikan anak.

Menurutnya, perlu ada upaya preventif dari orang tua maupun para guru, untuk selalu waspada dan pahami berbagai modus operandi, apabila ada orang asing atau orang tak dikenal.

Sementara Kapolres Nagekeo, AKBP Yudha Pranata juga menghimbau para guru, orang tua dan siswa untuk tidak mudah termakan isu-isu negatif berkaitan dengan penculikan anak.

AKBP Yudha Pranata mengatakan, apabila menemukan sesuatu hal yang janggal pada orang asing atau orang tak dikenal, secepatnya menghubungi pihak kepolisian atau Bhabinkamtibmas di setiap desa atau kelurahan.

“Jangan menakut-nakuti anak-anak dengan informasi yang belum jelas atau hoaks. Kalau ada hal yang aneh, secepatnya hubungi aparat kepolisian terdekat atau para Bhabin yang bertugas di desa atau kelurahan,” kata AKBP Yudha Pranata.

“Hindari perasaan takut berlebihan karena dapat merusak mental dan psikologi anak-anak yang dalam masa pertumbuhan,” pungkasnya. (MYasin)

Kapolres dan Ketua DPRD Nagekeo Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Bandara Surabaya II​
Analisis Kekuatan Kursi dan Suara Partai dengan 2 hingga 4 Koalisi Pasangan Capres
Menandai Satu Tahun Invasi, Putin Rencanakan Serangan Besar, Ukraina Tak Gentar!
Air Terjun Tanggedu, Keindahan Lukisan Tuhan di Sumba Timur
Mengenal “Rea” Topi Khas Manggarai Barat, Terbuat dari Daun Pandan

Terkait

Terkini