Akhirnya Menjadi Duta ETLE, Emak-emak Tutup Pelat Nomor Pakai CD Pink
Sebelumnya, keempat emak-emak tersebut sudah mengakui kesalahanya dan menyampaikan permintaan maaf. A mengakui bahwa membuat konten tersebut tidak bermaksud apa-apa, hanya untuk konsumsi pribadi saja.
Nusantarapedia.net, Lamongan, Jawa Timur — Dalam unggahan video beberapa hari yang lalu, publik Kabupaten Lamongan dan jagat maya Indonesia viral oleh ulah perbuatan yang dilakukan oleh seorang Ibu (emak-emak).
Dalam akun Instagram @berita_lamongan pada Kamis (30/6/2022), terlihat seorang ibu (emak-emak) berdaster, berinisial (A) yang merupakan warga desa Miru Tengah tersebut, nampak mengendarai motor Honda Scoopy yang sekilas tidak ada yang janggal. Tetapi akhirnya terlihat jelas bahwa pelat kendaraan motornya ditutupi dengan celana dalam (CD) berwarna pink (merah muda). Atas perbuatan dan unggahan video tersebut, akhirnya menjadi sorotan dan viral di sosial media Tanah Air.
¨Mau ketawa takut dosa ?,¨ tulis akun Instagram @berita_lamongan, pada Kamis (30/6/2022).
Atas unggahan tersebut, menuai banyak beragam komentar dari netizen, salah satunya ; ¨Emaknya siapa?¨ tulis netizen.


Selidik punya selidik, perbuatan nyeleneh yang dilakukan emak-emak tersebut dilakukan di Pasar Miru, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dengan maksud untuk menghindari penilangan kamera ETLE pengintai. ETLE (electronic traffic law enforcement), yang mana program ETLE sendiri telah diberlakukan oleh Polri sejak tanggal 1 April 2022 yang lalu.
Setelah video viral, akhirnya Polres Lamongan turun tangan dengan mengamankan ibu berinisial A bersama ketiga temannya berinisial R, L dan T yang turut dan ikut terekam dalam video tersebut.
Atas banyak pertimbangan dan kebijakan, akhirnya pihak Polres Lamongan dalam hal ini Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana mengatakan, telah membebaskan keempat emak-emak tersebut dari hukuman, namun sebagai sanksinya dijadikan sebagai Duta ETLE Lamongan.
Sebelumnya, keempat emak-emak tersebut sudah mengakui kesalahanya dan menyampaikan permintaan maaf. A mengakui bahwa membuat konten tersebut tidak bermaksud apa-apa, hanya untuk konsumsi pribadi saja.
Usai gelar perkara di Mapolres setempat, Jum’at (1/7/2022), Kapolres Lamongan berharap dengan dijadikan emak-emak sebagai duta ETLE, agar perbuatan tersebut menjadi yang terakhir kalinya dan semoga ke depan tidak akan terulang lagi.
Miko menegaskan, telah menyampaikan kepada ibu-ibu berempat ini dan masyarakat luas bahwa pemberlakuan tilang ETLE ini merupakan inovasi dari Polri untuk mencegah adanya penyimpangan dan menyelamatkan warga masyarakat. (dnA)
Banyuwangi Festival 2022, Jadwal Event Juli-Desember
10 Pemetaan Wilayah Kebudayaan Jawa Timur (1)
Media Sosial, Eksistensi Diri dan Pencitraan
Mimetisme Media
Internet Positif, Korelasi Netizen Journalism dan Pengaruh Buruk Medsos
Rekomendasi
-
32 Daftar Timnas Piala Dunia 2022 Qatar, Grup E dan H Bagai Neraka
16 Juni 2022, 09:35 WIB -
Mobil Listrik, Kelebihan dan Kekurangan Menyambut Transformasi Energi
4 Juni 2022, 10:12 WIB -
Kemunduran Attitude, di Tengah Masifnya Pendidikan Karakter
8 Mei 2022, 14:37 WIB -
Jin Ha “Pachinko” Tersandung Skandal Seksual, Benarkah?
26 Maret 2022, 07:37 WIB -
Belajar Tak Oleng Dari Boger si “Penari Oleng”
17 April 2022, 17:44 WIB -
Mansa Musa Raja Mali Berangkatkan Haji 60.000 Penduduk
6 April 2022, 16:25 WIB -
Sejarah Perkembangan Kurikulum Pendidikan di Indonesia
15 November 2021, 09:14 WIB -
Kala Hati Melagu I …
3 April 2022, 21:49 WIB