Gentan Geopark Village, Satu Tujuan Lima Destinasi (2)

Seperti tipikal bukit karst lainnya yang identik dengan air terjun, sungai bawah tanah, goa maupun luweng. Di area Platar Ombo juga terdapat air terjun yang cukup eksotis

19 April 2022, 12:15 WIB

Nusantarapedia.net, Sukoharjo, Jawa Tengah — Gentan Geopark Village, Satu Tujuan Lima Destinasi.

Berikut lima destinasi wisata di kawasan Gentan Geopark Village.

“Datang ya? dijamin puas menikmati indahnya pemandangan alam di bentang karst yang eksotis, juga hamparan sawah yang menghijau dan menguning. Tepat sekali pulau Jawa dinamakan sebagai Jawadwipa yaitu Pulau Beras.”

1)

terletak di Dukuh Lengkongsari Desa Gentan.

Platar Ombo merupakan situs gunung api purba. Merupakan bukit (gunung) yang terbentuk dari batu atau bukit batu. Terbentuknya bukit batu ini dari proses vulkanologi purba, seperti proses terbentuknya gunung api purba di Nglanggeran Gunung Kidul, Yogyakarta.

Platar Ombo berarti sebuah halaman yang luas. “Platar” dari kata pelataran atau halaman, sedangkan “Ombo” berarti luas. Halaman atau pelataran yang luas tersebut berada di puncak bukit batu. Hampir seperti “plateu” kecil, yaitu dataran yang rata terletak di atas bukit atau gunung.

Seperti tipikal bukit karst lainnya yang identik dengan air terjun, sungai bawah tanah, goa maupun luweng. Di area Platar Ombo juga terdapat air terjun yang cukup eksotis, yakni Air Terjun Mirikerep, dan Air Terjun Song Gede.

2) Gunung Segendong Sepikul

Gunung ini terletak di Dukuh Gunung Lor, Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu. Berbatasan dengan wilayah administratif Desa Gentan.

Merupakan 2 (dua) buah gunung (bukit) batu yang letaknya berdampingan. Mitos dari gunung ini dipercaya peninggalan dari Bandung Bondowoso untuk mendirikan candi Prambanan. Karena bangun kesiangan, material batu yang di pikul dan di gendong tersebut akhirnya ditinggalkan begitu saja dan membentuk menjadi gunung. Batu tersebut rencananya untuk material pembangunan candi.

Tinggi Gunung Sepikul 350 mdpl. Merupakan rangkaian bukit batu dalam kawasan karst perbukitan seribu. Gunung ini satu gugusan dengan Gunung (bukit) Segendong, Platar Ombo dan Gunung Gajah Mungkur.

Terbentuk dari proses vulkanologi purba sekitar 60-70 juta tahun yang lalu atau memiliki umur tersier pada masa Oligo-Miosen.

Jadi, dua buah bukit batu ini dinamakan Gunung Segendong dan Gunung Sepikul, namun familier disebutkan satu saja sebagai Gunung Sepikul.

3) Wisata

Obyek wisata terletak di Dukuh Pacinan, Desa Gentan.

Merupakan obyek wisata yang berada di perbukitan gunung Gajah Mungkur. Suasananya yang alami, rindang dengan pepohonan yang rimbun menyatu dengan suasana alam khas pedesaan dengan rumah-rumah penduduk berbentuk limasan yang terlihat kompak.

Fasilitas dalam obyek ini terdapat area bermain anak-anak, kolam renang dan mata air yang dinamakan Umbul Pacinan.

Termasuk obyek wisata yang cukup populer di Solo Raya sejak 3 dekade yang lalu. Harga tiket masuknya cukup terjangkau, hanya Rp.5.000,- per orang.

Diketahui bahwa gugusan bukit karst di kawasan ini, puncak tertingginya berbentuk batu sebagai gunung Gajah Mungkur. Batu yang besar di atas bukit tersebut diibaratkan seperti seekor gajah yang timbul. Gunung ini yang kemudian dijadikan nama Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.

4)

Sendang ini masih satu kawasan dalam bagian Gentan Geopark Village, terletak di Dukuh Baseng, Desa Bulu.

Sebuah sendang yang airnya cukup jernih, tempat hidup puluhan ikan lele putih dan hitam yang ukurannya sangat besar.

Dinamakan karena tempat ini merupakan petilasan dari Ki Truno Lele, pengikut dari Pangeran Sambernyawa (R.M. Said/MN I).

Sendang tersebut dibangun berupa bak air berukuran 10 X 5 meter. Di belakang sendang terdapat pancuran (mata air) yang mengeluarkan air sangat jernih.

Ki Truno Lele turut mengatur strategi perang saat Pangeran Sambernyawa bertempur melawan VOC di daerah-daerah selatan (Wonogiri dan sekitarnya). Tempat ini menjadi base camp dari pasukan Pangeran Sambernyawa, dan sang Pangeran juga sering beristirahat di tempat ini karena suasananya yang nyaman.

Terdapat sisa-sisa bangsal tua yang didirikan oleh Pangeran Sambernyawa bersama Ki Truno Lele dan dirawat oleh Ki Truno Lele.

Sejak saat itu, tempat atau bangsal yang juga berupa mata air pancuran dan sendang tersebut dinamakan Sendang Lele.

5)

Sebuah kedung yang berarti bendungan/waduk kecil atau DAM (modern) yang terletak di Dukuh Pacinan Desa Bulu.

Kedung Pacinan sangat indah, merupakan bendungan yang awalnya berupa jalur sungai yang terjebak di antara perbukitan yang mengitari.

Potensi air yang besar karena merupakan pertemuan sungai alami dari air yang mengalir dari celah-celah bukit, kemudian di bangun DAM untuk membendung air tersebut. Sejak era Hindia Belanda hingga sekarang, kedung atau bendungan tersebut difungsikan untuk pengairan lahan persawahan di wilayah bawah bukit.

Jarak Kedung Pacinan ini dengan obyek wisata hanya sekitar 2 kilometer menuju ke atas.

Sangat indah Kedung Pacinan ini dengan landsape gunung-gunung yang mengitari. sangat cocok untuk berselfi ria.

Demikian Nuspedian perjalanan ke kawasan wisata Gentan Geopark Village. Datang ya? dijamin puas menikmati indahnya pemandangan alam di bentang karst yang eksotis, juga hamparan sawah yang menghijau dan menguning. Tepat sekali pulau Jawa dinamakan sebagai Jawadwipa yaitu Pulau Beras.

Gentan Geopark Village, Satu Tujuan Lima Destinasi (1)
Benteng Oranje Ternate
Sopi Suna’ Likaf, Minuman Tradisional Timor Tengah Selatan
Candi Barong, Local Content Bangsa Jawa
Gondola Kaca dan Jembatan Gantung, Pesona Wisata Girpasang

Terkait

Rekomendasi

Terkini