Perempuan dan Teknologi
Nusantarapedia.net — Perempuan dan teknologi - Merefleksi Hari Perempuan Internasional, 8 Maret 2022 lalu, penulis mencoba mereview fenomena kiprah perempuan di bidang teknologi.
Dulu, di banyak kesempatan dan tempat kita sering menjumpai kursi-kursi programmer kebanyakan diduduki oleh laki-laki, jasa-jasa penyedia informasi teknologi juga dikuasai oleh laki-laki.
Perusahaan-perusahaan mempercayakan urusan informasi teknologi pada karyawan laki-lakinya.
Bahkan perusahaan raksasa teknologi seperti; Google, Yahoo, Linkedln, Hawlett Packard, dan intel mayoritas tenaga kerja global masih didominasi oleh laki-laki.
Mengapa? Apakah perempuan tidak berkapasitas di bidang itu?
Kini, perempuan lebih sering tampil, bahkan menduduki posisi penting jabatan di bidang teknologi.
Perempuan semakin bersinar memberikan kontribusinya terhadap sektor yang selama ini didominasi laki-laki.
Bahkan kiprah mereka di bidang teknologi mampu menghidupkan pertumbuhan ekonomi digital di tanah air.
Teknologi secara umum adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang keterampilan dalam menciptakan alat, metode pengolahan, dan ekstraksi benda, untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan dan pekerjaan manusia sehari-hari.
Brighten Up Your Mind
Sementara menurut beberapa ahli menerangkan pengertian teknologi sebagai berikut;
Manuel Castells
Menurut Manuel Castells, pengertian teknologi adalah suatu alat, aturan, dan prosedur penerapan pengetahuan ilmiah untuk pekerjaan tertentu dalam kondisi yang dapat memungkinkan pengulangan.
Gary J. Anglin
Menurut Gary J. Anglin, arti teknologi adalah penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan mensistem untuk memecahkan masalah manusia.
Jacques Ellil
Menurut Jacques Ellil, pengertian teknologi adalah keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia.
Merriam Webster
Menurut kamus online Merriam Webster, pengertian teknologi adalah penerapan pengetahuan praktis khususnya di bidang tertentu; cara menyelesaikan tugas terutama menggunakan proses teknis, metode, atau pengetahuan; dan aspek khusus dari bidang usaha tertentu.
Dari beberapa pengertian, teknologi mengandung unsur-unsur kata kunci berupa sains, matematika, alogaritma, knowledge, dan metode.
Ini term-term yang berkaitan erat dengan teknologi yang harus dikuasai. Lalu, mengapa teknologi dulu didominasi oleh laki-laki. Salah satu jawabannya karena pendidikan teknik cenderung diminati oleh laki-laki.
Masih membudayanya mitos bahwa ilmu-ilmu yang berhubungan dengan teknologi akan sulit dipelajari oleh perempuan, sehingga disiplin ilmu ini tidaklah sesuai dengan kapasitas perempuan.
Kabar baiknya, akhirnya lahirlah perempuan tangguh yang memimpin Tech Company. Sebuah perusahaan teknologi, Rukita, platform penyedia layanan sewa hunian jangka panjang yang didirikan oleh dua orang perempuan.
Rukita didirikan oleh kakak beradik Sabrina Soewatdy dan Sarah Soewatdy selaku selaku CEO dan Co-Founder.
Kedepannya, bukan suatu yang mustahil jika nantinya ada banyak tech company atau startup yang dipimpin oleh perempuan.
Sebuah penelitian yang dilakukan Accenture Indonesia, perusahaan global management consulting, servis teknologi, dan outsourcing pada 2019, menyatakan bahwa jumlah CEO perempuan di Indonesia pada 2030 akan meningkat pesat.
Ini mengindikasikan bertambahnya pengetahuan perempuan tentang teknologi. Perempuan mulai menyadari bahwa ranah teknis bukan monopoli laki-laki an sich.
Perempuan dengan beberapa sifat alamiahnya sangat mendukung untuk berkiprah di dunia teknologi. Sifat-sifay alamiah tersebut adalah; sensitif, ulet, teliti, kreatif, dan suka memenej segala hal.
Sifat sensitif dalam penerapan teknologi sangat diperlukan karena teknologi sangat dekat dengan alogaritma dan perhitungan-perhitungan detil.
Selain itu, sensitivitas berkaitan dengan insting perempuan yang begitu kuat. Dengan sifat inilah tentu perempuan mampu menganalisa masalah-masalah.
Di bidang teknologi, wanita memiliki peran dalam pengembangan produk serta after sales, yaitu untuk memberikan kesan produk yang bermanfaat terhadap penggunanya. (wowrack.co.id)
Sifat ulet dan teliti tidak begitu besar dimiliki oleh seorang lak-laki. Kelebihan keuletan dan kesabaran perempuan dibanding laki-laki sangat berperan penting dalam pengelolaan teknologi.
Kerumitan dan persoalan teknologi membutuhkan kesabaran dalam prakteknya untuk memecahkan masalah-masalah.
Sifat kreatif dan suka memenej sudah melekat pada diri perempuan sejak ia ada. Suka mengatur-atur itu istilah sederhananya. Sifat suka mengatur ini justru menjadi sangat diperlukan dalam praktek pengelolaan teknologi.
Bidang teknologi membutuhkan personal yang sigap dalam admisnistrasi persoalan teknologi. Kemampuan memenej perlu ketelitian, kecermatan dan fokus yang tinggi.
Sifat perempuan yang satu ini sangat mendukung untuk pekerjaan teknologi agar lebih terencana dan terstruktur.
Digital Virtual, antara Utopia Libertarian dan Evolusi Kapitalisme
Perempuan Melek Teknologi Pengelolaan Keuangan Berbasis Digital
Perempuan yang melek teknologi biasanya akan memenej setiap sisi kehidupannya secara digitalis. Ini salah satu manfaat menguasai teknologi.
Berbagai kemudahan akan bisa didapatkan termasuk bagaimana menambah pundi keuangan pribadi secara digitalis.
Bisnis asset kripto, ini bisnis pengelolaan keuangan berbasis digital yang baru hits dijalankan oleh kaum progresif belakangan.
Seperti dilansir dari portal Beritasatu.com, Prof Dian Masyita, PhD, Guru Besar FEB Unpad Bandung dan Dekan FEB UII mengatakan pelibatan perempuan dalam dunia finansial digital berpotensi meningkatkan kesejahteraan.
Perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam perekonomian dan finansial.
“Perempuan harus terus memperkuat motivasi lebih untuk ikut serta dalam memahami instrumen aset kripto. Hal itu penting bagi perempuan agar tidak terjerumus investasi bodong. Aset kripto dapat dijadikan investasi sebagai passive income yang signifikan dan berkelanjutan dalam jangka panjang,” ujar Dian dalam webinar Tokocrypto mengangkat tema “Women & Financial Wellness,” Rabu (10/3/2022).
Era kebebasan financial membuka peluang bagi perempuan untuk terus belajar bagaimana meraih kemudahan financial melalui penguasaan teknologi.
Perempuan memiliki kekuatan untuk mendobrak stigma negatif dengan meraih kebebasan berfinansialnya salah satunya dengan berinvestasi.
Pelibatan perempuan dalam dunia finansial berpotensi meningkatkan kesejahteraan. Perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam perekonomian dan finansial.
Agar dapat mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan adanya dorongan dan dukungan, serta memberikan akses perempuan pada partisipasi ekonomi dan edukasi kesetaraan gender.
Gender Issue Bukan Lagi Hambatan
Sudah banyak perempuan yang terjun dalam bidang teknologi meskipun bayang-bayang mitos bahwa laki-laki lebih mumpuni dari perempuan masih menjadi momok yang berpengaruh pada kiprah dan kinerja perempuan dalam kerjanya.
Namun, beberapa deret nama di bawah ini telah berhasil menghiasai media dalam menghempas isu gender dalam bidang teknologi.
Ada beberapa tokoh wanita di bidang teknologi yang memiliki peran penting dan positif, serta prestasi yang cukup membanggakan.
Diantaranya adalah Melinda Gates sebagai Co-Founder The Bill & Melinda Gates Foundation, Sheryl Sandberg sebagai Chief Operating Officer of Facebook, Meg Whitman sebagai President and CEO of Hewlett Packard, Marissa Mayer sebagai Google VP of Location and Local Services, Susan Wojcicki sebagai Google SVP of Advertising, Ursula Burns sebagai CEO Xerox, Safra Catz sebagai President of Oracle, Cher Wang sebagai Co-Founder and Chairperson HTC, Virginia Rometty sebagai CEO and President of IBM, Ellen Kullman sebagai CEO of Dupont, serta masih banyak yang lainnya.
Perempuan harus menyadari bahwa perannya begitu penting dalam bidang teknologi.
Perempuan mampu membawa perspektif dan pengalaman yang lebih beragam dalam mengambil keputusan, terutama untuk beberapa keputusan ekonomi atau keuangan yang mengharuskan perempuan bahkan ibu untuk memahami kesulitan (pain points) yang dihadapi.
Pencapaian target pemberdayaan perempuan hanya dapat tercapai apabila perempuan memiliki resiliensi terhadapa perubahan zaman yang begitu cepat.
Untuk itu, memberikan pemahaman dan kemampuan bagi para perempuan mengenai pentingnya penggunaan teknologi terkini adalah sebuah hal krusial.
Pergeseran Fungsi Teknologi Digital untuk Misi Kemanusiaan
Inilah 5+ Manfaat Membuat Blog Bagi Pelajar, dari Hobi sampai Cuan
Rekomendasi
-
Kronik Kali Opak, dalam Romantisme, Manajemen Air dan Gempa (1)
26 Februari 2022, 22:33 WIB -
Kronik Kali Opak, dalam Romantisme, Manajemen Air dan Gempa (2)
27 Februari 2022, 00:23 WIB -
Integrasi Pembangunan Kepariwisataan dengan Strategi Kebudayaan (2)
5 Januari 2022, 01:26 WIB -
Kedatuan Ki Ageng Gribig Jatinom Klaten dalam Historiografi Penyebaran Islam (2)
25 Desember 2021, 11:22 WIB -
Bengawan Solo, Melintas Area dan Lini Masa (1)
4 Maret 2022, 21:54 WIB


