Di Balik Limbah Sampah Es Krim, Tercipta Karya Seni Indah
Nusantarapedia.net, Pemalang, Jawa Tengah — Keterbatasan tidak menjadi hambatan untuk berkreasi serta menuangkan ekspresi, bisa jadi malah menjadi motivasi agar lebih aktif, kreatif, inovatif, dan produktif. Begitu kira-kira, kata-kata bijak yang sangat tepat untuk menggambarkan keadaan R (32) dan beberapa temannya di dalam Rumah Tahanan Kelas IIB Pemalang.
Sebagai Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sedang menjalani masa pidana di Rutan Pemalang, R tidak menjadikan keterbatasannya itu sebagai hambatan untuk berkreasi. Rabu, (1/2/2023).
Dari balik jeruji, ia bersama teman-temannya membuat kerajinan unik yang memiliki nilai jual tinggi. Dengan bahan dasar stik es krim yang direkatkan menggunakan lem korea, ia bisa membuat miniatur truk yang bagus dan rapi.
Mengetahui hal tersebut, Kepala Rutan Pemalang melalui Galuh Anggoro Widodo selaku Kasubsi Pelayanan Tahanan yang membidangi pembinaan kemandirian warga binaan, mendukung penuh keterampilan dirinya serta teman lainnya hingga sekarang.
R bersama teman-temannya mampu membuat miniatur kapal, mobil, becak, vas bunga, bajaj, dan rumah, dengan menggunakan stik es krim.
Mendekam di penjara bukanlah akhir dari segalanya, warga binaan pemasyarakatan masih tetap bisa berkreasi mengaktualisasikan ide-ide positifnya asalkan tetap mematuhi peraturan yang ada. (Ragil Surono)
Wujud Layanan Prima, Rutan Pemalang Rutin Keliling Kontrol Kesehatan
Renegade Mengaspal Hebat di Jalanan ‘Country Roads’ Bumi Khatulistiwa
Sri Mulyani Prosesor Keuangan Negara, Bila Undur Diri Apakah Mungkin?
Warung Makan Ndesa Pinggir Kali Comal
Asri dan Alaminya Desa Pegongsoran