Teganya, Bayi Berselimut Kain ‘Bedong’ Ditinggal Sendirian di Pasar!

6 Januari 2024, 16:42 WIB

Nusantarapedia.net | MADURA — Sebuah kejadian menggemparkan terjadi di Pasar Desa Petrah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, pada Jumat (05/01/2024) petang sekitar pukul 18:30 WIB.

Seorang warga setempat bernama Abdul Manab Mubarok, menemukan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di dalam Pasar Petrah. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi berselimut kain ‘bedong.’

Kapolsek Tanah Merah, AKP. Eko Siswanto, membenarkan penemuan bayi oleh warga. Di pergelangan tangan bayi tersebut terdapat gelang identitas yang memberikan petunjuk mengenai orang tua bayi. Gelang tersebut menunjukkan bahwa ibu bayi ini bernama Anissa dan bapaknya bernama Muhammad Ipul. Alamat mereka terletak di Kecamatan Geger.

Bayi perempuan ini memiliki tinggi badan sekitar 48 cm dan berat badan sekitar 27 ons. Di tempat ditemukan bayi ini juga ditemukan tas yang diduga merupakan kelengkapan dari tempat praktik bidan yang membantu proses persalinan bayi tersebut.

Tas tersebut tertera nama bidan dan alamat praktiknya, yaitu bidan BD Farida Hajri, S. S.T. yang berpraktek mandiri di Jalan Nyamplungan X No. 45 Surabaya. Di tas ini juga tertulis nomor telepon dan nomor HP bidan.

Menurut AKP. Eko, pihak kepolisian sektor (Polsek) Tanah Merah sedang melakukan penyelidikan untuk mencari tahu informasi lebih lanjut tentang kejadian ini.

“Anggota masih melakukan lidik dan mencari saksi-saksi yang mungkin mengetahui siapa yang menaruh bayi tersebut,” ucap Kapolsek Tanah Merah.

Hingga berita ini ditayangkan, belum berhasil mengkonfirmasi kepada pihak bidan Farida Hajri, yang diduga membantu proses persalinan. (Hsn)

Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law! (Pencabutan Mandatory Spending 5% APBN, Justru Minimal 10-20%)

“Acara Peresminan Parkiran di Kota Seribu Parkir: Catatan Sukirman Wartawan Anak Bawang”

Bercita-cita Jadi Hafidzah, Shean Puti Razoky Rutin Baca al Quran

Menolak Pengesahan Revisi UU Desa! Hal Penambahan Masa Jabatan Kades & Dana Desa

Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Resmi Konferensi Umum UNESCO

Terkait

Terkini