World Water Forum dan Dampaknya Bagi Investasi Nasional

20 Mei 2024, 21:13 WIB

Nusantarapedia.net | EKBIS — World Water Forum dan Dampaknya Bagi Investasi Nasional

Oleh: Davianus Hartoni Edy

“Tingkat keyakinan investor asing terhadap keamanan berinvestasi di Indonesia, tidak sepenuhnya tergantung pada perubahan peta politik nasional. Hal ini dapat dipahami karena dari sisi perlindungan terhadap investor asing, secara legal dan faktual merupakan bagian dari penerapan klausul fair and equitable treatment (FET)”

- tidaklah mengherankan jika situasi politis yang terjadi di Indonesia tidak berimbas signifikan dalam menurunkan minat investasi asing di Indonesia, karena tawaran untuk berinvestasi dianggap lebih prospektif dan menumbuhkan optimisme bagi investor asing, dibandingkan gejolak politik yang biasa terjadi menjelang dan setelah Pemilu berlangsung -

FORUM yang saat ini sedang berlangsung di Bali, merupakan indikator bahwa sengketa politik berkaitan dengan Pemilu Pilpres bukanlah hambatan bagi masuknya investasi ke Indonesia. Diharapkan bahwa dengan dihasilkannya Putusan PHPU Presiden dan Wakil Presiden, dapat membawa angin segar bagi penanaman modal asing di Indonesia. Estafet pemerintahan sebuah negara diyakini akan membawa perubahan kebijakan, khususnya dalam hal penanaman modal di Indonesia, terutama karena peran host country sangat penting dalam hubungannya dengan investor luar negeri.

Kecemasan yang muncul tersebut cukup beralasan, karena setiap format pemerintahan yang ditawarkan partai politik memiliki leadership style yang berbeda satu sama lain yang disebabkan oleh pengaruh aspek-aspek politis yang seringkali berada di luar kalkulasi matematis. Perspektif pemerintah yang dipengaruhi oleh aliran politiknya menyebabkan kemungkinan penerapan government policy yang berbeda dalam memperjuangkan national interest.

Selain itu tidak dapat dipungkiri bahwa antara investasi di bidang bisnis dan politik sangat dimungkinkan terjadinya lobi-lobi yang bersifat mutualis, namun juga bersifat high risk jika dalam kerjasama tersebut terjadi dead-locked karena tidak tercapainya kesepakatan yang seharusnya saling menguntungkan kedua belah pihak.

Sektor investasi Indonesia mendapatkan dorongan positif oleh pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke-10 yang diadakan pada 18 – 25 Mei 2024 di Bali, Indonesia. Tema sentral WWF tahun 2024 adalah “Water for Shared Prosperity” yang mengangkat tiga topik penting yaitu; tematik, politik, dan regional. Tema tersebut secara spesifik dibagi dalam enam sub tema yakni Water Security and Prosperity; Water for Humans and Nature; Disaster Risk Reduction and Management; Governance, Cooperation, and Hydro-diplomacy; Sustainable Water Finance; dan Knowledge and Innovation. Pada topik regional terbagi menjadi empat wilayah, yakni Mediterania, Asia Pasifik, Afrika, dan Amerika. Sedangkan pada topik politik dibagi menjadi pertemuan tingkat kepala negara, menteri, parlemen, pemerintah daerah, dan otoritas wilayah sungai.

Penyelenggaraan World Water Forum menunjukkan bahwa international event yang berpotensi mendatangkan investasi asing tetap berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan, dan tidak terpengaruh oleh isu-isu politik nasional khususnya berkaitan dengan Pemilu Pilpres yang baru saja berakhir. Fenomena ini mengaksentuasikan bahwa sebenarnya kebijakan-kebijakan nasional yang dikhawatirkan akan berubah dan memengaruhi tingkat kepercayaan investor asing, ternyata tidak berdampak signifikan terhadap arus modal asing yang berpotensi mengalir ke Indonesia pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

Jika ditelusuri lebih jauh, tingkat keyakinan investor asing terhadap keamanan berinvestasi di Indonesia, tidak sepenuhnya tergantung pada perubahan peta politik nasional. Hal ini dapat dipahami karena dari sisi perlindungan terhadap investor asing, secara legal dan faktual merupakan bagian dari penerapan klausul fair and equitable treatment (FET) yang melindungi penanam modal asing dalam banyak hal, khususnya yang berkaitan dengan kestabilan regulasi, kepastian hukum, dan perlakuan yang tidak diskriminatif. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika situasi politis yang terjadi di Indonesia tidak berimbas signifikan dalam menurunkan minat investasi asing di Indonesia, karena tawaran untuk berinvestasi dianggap lebih prospektif dan menumbuhkan optimisme bagi investor asing, dibandingkan gejolak politik yang biasa terjadi menjelang dan setelah Pemilu berlangsung.

Flyer, “World Water Forum” (WWF) ke-10 di Bali, Indonesia (18 – 25 Mei 2024).

Terkait

Terkini