Serbaneka Buah Salak

- Kandungan beta karoten, pektin, dan kalium di dalam buah salak dipercaya mampu melancarkan aliran darah ke otak -

1 Februari 2023, 19:51 WIB

Nusantarapedia.net, Jurnal | Puspawarna — Serbaneka Buah Salak

“Tidak diketahui persis darimana asal tanaman salak ini, namun kuat dugaan tanaman salak berasal dari Thailand, Malaysia dan Indonesia khususnya (Asia Tenggara).”

NUSPEDIAN, tentunya kalian tahu dengan buah satu ini, ya. Buah salak (Salaca zalacca) adalah buah berwarna coklat yang bersisik dengan duri-duri kecil di bagian kulitnya. Biasanya tumbuhnya bergerombol, atau biasa disebut sedompol.

Dalam bahasa Minangkabau, Makassar, Bugis, salak disebut dengan “sala“. Dalam bahasa Inggris disebut snake fruit karena kulitnya yang seperti sisik ular.

Tanaman salak tergolong dalam kategori palma yang berbentuk perdu, karena hampir tidak berbatang, berduri banyak, melata dan beranak banyak, tumbuh menjadi rumpun yang rapat dan kuat. Batang menjalar di bawah atau di atas tanah, membentuk rimpang, dan sering bercabang (Wikipedia).

Tidak diketahui persis darimana asal tanaman salak ini, namun kuat dugaan tanaman salak berasal dari Thailand, Malaysia dan Indonesia khususnya (Asia Tenggara).

Bila dilihat dari penamaan botaninya, pulau Sumatera dan Jawa merupakan tempat endemik buah salak, seperti diketahui terdapat sekitar 20-30 jenis/macam salak berdasarkan kultivarnya.

Salak yang terkenal di Indonesia seperti; salak pondoh dari Sleman-Magelang Yogyakarta, salak Bali dari Bali, salak Sidimpuan dari Sumatra Utara, salak condet dari Jakarta, dsb.

Kuat dugaan salak adalah endemik dari pulau Jawa dan Sumatera berdasarkan nama binomalnya, seperti dikutip dari laman digilib.uns.ac.id dalam jurnal berjudul ANALISIS KROMOSOM DAN STOMATA TANAMAN SALAK BALI (Salacca zalacca var. amboinensis (Becc.) Mogea), SALAK PADANG SIDEMPUAN (S. sumatrana (Becc.)) DAN SALAK JAWA (S. zalacca var. zalacca (Becc) Mogea)).

Daging buahnya berwarna kuning. Di dalam daging buah ada isi yang disebut kenthos (biji). Pada jaman dulu, isi buah salak ini sering dibuat sebagai alat untuk permainan dakon. Nah, saat memainkan dakon kita butuh puluhan kenthos untuk bisa bermain. Permainan dakon adalah sebuah permainan anak-anak khas jaman dulu. Yang mana permainan ini sangat jarang kita temui saat ini. Dan mungkin anak jaman sekarang tidak kenal dengan permainan ini.

Buah salak banyak tumbuh subur di daerah Sleman, yang selanjutnya terkenal dengan Salak Pondoh Jogja yang dibuka sebagai kawasan pariwisata agro pertanian salak. Namun, di daerah Magelang pun juga banyak petani buah salak, seperti di daerah Salaman dan sekitarnya. Di sini, salak ditanam di kebun-kebun, pekarangan rumah, ladang hingga areal persawahan tadah hujan.

Manfaat Salak untuk Kesehatan
Mungkin belum banyak yang tahu tentang manfaat buah ini. Manfaat salak bagi kesehatan berasal dari kandungan nutrisinya yang beragam, seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Dengan mengonsumsi salak, imunitas tubuh dapat terjaga dan risiko terkena penyakit serius pun bisa diminimalkan.

Di balik kulitnya yang bersisik, salak memiliki beragam khasiat bagi kesehatan. Manfaatnya dapat diperoleh karena buah yang satu ini tidak hanya mengandung karbohidrat dan serat yang tinggi, tapi juga beragam vitamin dan mineral penting seperti vitamin B2, vitamin C, kalium, kalsium, fosfor, folat, dan zat besi.

Terkait

Terkini