Destinasi Wisata Baru di Kota Magelang

Wisata Tirta Kali Kota, Tubing and Recreation, Kota Magelang, Jawa Tengah

1 Juli 2022, 08:58 WIB

Nusantarapedia.net, Kota Magelang, Jawa Tengah — Destinasi wisata ini diberi nama Tirta Kali Kota, Tubing and Recreation, diresmikan oleh Wali Kota Magelang, Muhammad Nur Aziz pada tanggal 22 Juni 2022.

Wisata ini terletak di Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Yang unik dari tempat ini merupakan saluran irigasi peninggalan penjajahan Belanda berusia ratusan tahun. Namun, masih berfungsi dan terawat dengan baik.

Rute tubing sepanjang sekitar 6,5 kilometer dari Jembatan Peniten (sisi utara) sampai Panggung Bengung (sisi selatan). Di sepanjang bantaran yang dilalui terdapat beragam ornamen yang menambah semarak wisata tubing ini.

Wisata air menggunakan sarana ban karet ini cenderung aman karena lebar irigasi sekitar 2 meter, kedalaman 2 meter, sedangkan kedalaman air sekitar lutut orang dewasa dan debit tidak terlalu tinggi.

Ketua Pokdarwis (kelompok sadar wisata) Permata Lestari, Bambang Ombing mengutarakan, tubing di Kali Kota ini merupakan salah satu dari potensi destinasi wisata yang ada di Kelurahan Potrobangsan.

“Tubing ini salah satu potensi dengan memanfaatkan tanggul irigasi yang mengalir di kelurahan ini. Untuk bisa ke tubing ini, kita kenakan tarif Rp 5.000 per anak sekali jalan. Cukup murah, tapi sudah merasakan sensasi tubing di kali ini,” kata Bambang, Kamis (23/6/2022).

Ke depannya, di bantaran Kali Kota akan dikembangkan lagi untuk tempat berjualan UMKM, kafe, dan pentas musik. Selain itu, akan ada tambahan wahana mulai dari kolam renang, kebun bibit, prasasti Poh, jembatan gantung di Dumpoh, dan rafting dari getek di Sungai Progo.

Menurut Wali Kota, ini merupakan terobosan untuk menambah daya tarik wisata Kali Kota yang selama ini sudah ditata apik. Selain itu juga membuktikan warga yang guyup rukun dan kompak mengelolanya.

Wali Kota berpesan, agar warga mempunyai pengelolaan yang matang, serta regulasi hingga fasilitas yang memadai, seperti tempat bilas dan tim rescue.

“Cuma saya katakan perlu waspada di awal, karena kalau nanti wisata ini besar pasti akan banyak masalah. Apalagi, kalau tidak ada aturan yang jelas. Maka, saya minta wisata di Kali Kota ini dikelola dengan baik. Saya yakin pasti bisa,” ujar Aziz.

Untuk mendorong destinasi baru ini cepat dikenal, pihaknya siap menggerakkan anak-anak melalui komponen yang ada, seperti sekolah dan kelurahan. (MundySae)

Desa Pancuranmas Dicanangkan Sebagai Kampung Bola dan Kampung Pancasila
Mencetak Petani Milenial
Aku Bersedih … Kugantungkan Harapan dan Cita-Cita Indonesia, Setinggi Candi Borobudur
Tilik Simbah-Milik Simbah, Borobudur Penjaga Identitas Kultural

Terkait

Rekomendasi

Terkini