Ganjar Pranowo, “Capres” PDIP 2024
Nusantarapedia.net, Netizen | Artikel — Ganjar Pranowo, “Capres” PDIP 2024
Oleh Marianus Gaharpung, dosen FH UBAYA Surabaya
MEGAWATI sadar tidak mungkin melawan kehendak sebagian besar publik tanah air bahwa Gubernur Jawa Tengah ini sebagai capres (calon presiden) 2024.
Berbagai spekulasi politik ketika mencermati acara HUT ke-50 PDIP beberapa waktu lalu, dimana Ganjar tidak mendapat tempat istimewa dalam acara tersebut disejajarkan dengan peserta PDIP lainnya.
Dalam pidato orang nomor satu di tubuh PDIP ini hanya menyinggung kehebatan wanita dan pahlawan wanita. Publik mengatakan peluang Gubernur Jawa Tengah untuk menjadi capres PDIP pupus. Ternyata semua kalkukasi pengamat politik keliru. Publik kembali dihentakkan dengan peristiwa pelantikan Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu resmi menjadi Wali Kota Semarang definitif setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin 30 Januari 2023. Terlihat dalam acara tersebut, ada “kemesraan” Megawati dan Ganjar Pranowo.
Berbagai spekulasi positif bahwa Megawati akan dengan bulat hati menyerahkan putra terbaik PDIP, Ganjar Pranowo untuk capres 2024.
Memilih Ganjar Sangat Tepat
Keputusan putri sulung proklamator jika demikian, maka tepat sekali karena sejalan dengan keinginan sebagian besar publik tanah air.
Megawati sadar benar bahwa partainya tidak berada dalam ruang hampa tetapi hidup dalam realita publik bahwa Ganjar-lah satu-satunya capres terbaik 2024 bukan putri kesayangannya Puan Maharani.
Megawati tidak berani ambil risiko politik di pemilu dan pilpres nanti jika tidak searah dengan keinginan publik. Figur Ganjar adalah garansi riil PDIP meraih kemenangan di perhelatan capres 2024 dibandingkan dengan capres-capres lainnya. Terbukti dari semua hasil survei menempatkan Gubernur Jateng ini selalu pada urutan teratas.
Realita publik yang demikian ini bisa saja membuat Golkar, PPP, PAN akan berbalik arah masuk satu gerbong bersama PDIP untuk mengusung Gubernur Jawa Tengah ini.
Target Nasdem Mengusung Anis Baswedan
Publik tanah air sampai detik ini belum bisa menangkap arah pikiran politik orang nomor satu di Partai Nadem, Surya Paloh dengan mengusung mantan Gubernur DKI ini.