Perbedaan Gula Merah, Gula Kelapa dan Gula Aren

10 Agustus 2022, 06:51 WIB

Nusantarapedia.net, Jurnal | Puspawarna — Perbedaan Gula Merah, Gula Kelapa dan Gula Aren

Dalam dunia perdapuran, ada berbagai jenis gula yang ada yaitu gula merah, gula kelapa dan gula aren. Ketiga gula tersebut kalau dilihat sekilas akan mirip. Dari segi tekstur, warna, maupun rasanya. Akan tetapi, kalau diteliti lebih jauh ada perbedaannya.

Sekadar pengalaman aja, sewaktu di Pulau Sumatera, aku pernah beli gula di warung. Mintanya beli gula jawa, tapi yang jual menjawab, nggak ada gula jawa di sini, adanya gula merah. Sejak saat itu, aku bilangnya beli gula merah. Padahal sebenarnya sama, ya. Hanya saja karena di luar Pulau Jawa, jadi penyebutannya saja yang berbeda.

Nuspedian, cek fakta-fakta tentang ketiga gula tersebut, yuk. Agar kita bisa tahu dan nggak salah nyebutnya.

1) GULA MERAH.

• Merupakan hasil olahan nira / gula kelapa yang dibuat dalam bentuk padatan yang dicetak dengan tempurung kelapa / bambu dan biasanya juga disebut sebagai gula jawa (Ningtyaset. al., 2013).

• Teksturnya kompak, tidak terlalu keras, mudah dipatahkan, rasanya ada asamnya, aromanya khas, dan rasa manisnya terbentuk dari perpaduan sukrosa, fruktosa, glukosa, dan maltosa (Nurlela, 2002).

• Gula merah ini sendiri terdiri dari beberapa jenis, tergantung dari bahan bakunya, di antaranya gula merah tebu, gula aren, gula kelapa, dan gula siwalan. Namun, umumnya di pasaran Gula Merah adalah gula kelapa yg ditambahkan gula tebu / gula pasir sehingga teksturnya sedikit berubah menjadi lebih keras, lebih licin, warnanya lebih cerah dan manisnya lebih sederhana.

2) GULA KELAPA

• Gula ini hanya dibuat dari nira pohon kelapa (Cocos nucifera) saja. Citarasanya yg kaya, teksturnya yg legit, dan aromanya yg gurih wangi menjadi ciri khas Gula Kelapa. Teksturnya pun saat kering lebih empuk, namun tetap padat lengket jika disentuh.

• Kandungan lemaknya yang tertinggi dari jenis gula merah. Makanya, flavornya lebih berat sehingga cocok dipadukan dengan jajanan pasar / kue basah maupun untuk masakan gurih. Biasanya dijadikan ‘juruh‘ _ istilah jawanya, untuk pelengkap jenang/ jajan pasar lainnya.

3) GULA AREN

• Gula ini hanya dibuat dari nira pohon Enau / Aren (arenga pinnata) dan sering juga disebut sebagai Arenga Sugar atau Palm Sugar, sekalipun sebenarnya gula kelapa dan gula aren sama datangnya dari varietas pohon palem.

• Perbedaannya, Gula Aren sangat rendah lemaknya, sehingga rasa & teksturnya lebih “apa adanya” dan terasa lebih manis. Makanya, Gula Aren lebih sering digunakan untuk minuman terutama untuk kopi, teh, boba drinks, dll.

• Bedanya dengan Gula Kelapa, Gula Aren ada kesan pahit sedikit pada after taste nya. Ini dikarenakan kandungan mineralnya. Dan karena kandungan karbonya lebih tinggi, gula aren akan lebih mudah gosong / pahit jika dimasak terlalu lama.

Dan sekali pun kadar indeks glisemik nya lebih rendah daripada gula pasir, ketiga Gula Merah ini tetaplah gula olahan yg berkalori tinggi dan tetap rendah nilai gizinya jika dibandingkan makanan alami lainnya.

Nah, itu tadi perbedaan antara ke-tiga gula yang jika dilihat sekilas mirip. Namun, ternyata berbeda, ya, Nuspedian.
Semoga info ini bermanfaat.

Penjual Klepon
Telur Asin Aroma Bawang
6 Resep Simpel Olahan Daging Sapi Kurban
Tips Sederhana Cara Organik Soal Perdapuran, Dahsyat Manfaatnya
Resep Rempeyek dan Sejarahnya

Terkait

Terkini