Pengging, Kerajaan Berselubung Misteri, Begini Penjelasannya (2)
Dari alur narasi di atas, dapat dipastikan bahwa, budaya sebenarnya pewarisan yang diduplikasi dalam bentuk baru dengan ruh yang sama, tetapi berbeda ragam wujud budayanya, meski di bagian tertentu ada suatu langgam atau bagian tertentu yang secara konsep dan wujud budayanya tetap nampak seirama di semua aspek.
Melihat situs-situs yang ada di Pengging, secara teoritis dilihat dari aspek zonasi dengan berpijak pada teori struktur kawasan/kota, bahwa situs-situs tersebut telah digunakan dan ditempati ulang (dibangun ulang) dari masa ke masa, sejak era Mataram Kuna hingga Hindia Belanda. Seperti pada titik episentrum Pengging di Alun-alun.
Budaya tetap berlandaskan dari pewarisan pendahulunya secara konsentris (concenrtric zones theory), sektoral (sectors theory), dan inti ganda (multiple nuclei theory), meskipun saat ini transformasi di segala bidang dirasa sebegitu urgen meski di wilayah angan-angan.
Dengan demikian, Pengging benar adanya bahwa dahulu adalah “Kerajaan Pengging”, meskipun kekuasaan Pengging hanya sekejap, seperti halnya Pajang. Biarlah Kerajaan Pengging tetap berselubung misteri dengan imajinasi spirit-simbolik yang alami.
Tak hanya Pengging, tetapi semuanya, dari yang alami tersebut seringkali dipaksa masuk pada wilayah yang dinarasikan ilmiah, meskipun entitas di dalamnya tetap dengan apa yang diyakininya dalam pikirannya akan spirit-kosmis. Itu pilihan, dan itu yang sejatinya sampai saat ini menjadi yang khas dalam sosio-kultural Jawa. Yang mana imajinasi spirit-simbolik di dalamnya terkadang tak mampu tertampung pada level public policy, meskipun narasi APBN/APBD dianggap sebagai jalan penerang. (asm)
Tamat
Galeri : 2022-12/NPJ/SLAMET WIDODO

B Ari Koeswanto ASM | pemerhati budaya Nusantara
Pengging, Kerajaan Berselubung Misteri, Begini Penjelasannya (1)
Kronik Kali Opak, dalam Romantisme, Manajemen Air dan Gempa (1)
Bengawan Solo, Melintas Area dan Lini Masa (1)
Ojo Dibandingke Abah Lala, Berkumandang se-Nusantara dari Desa Clunthang Kumandang (1)
Sejarah Kota Boyolali, Napak Tilas Perjalanan Ki Ageng Pandan Arang
Keraton Pajang Istana Joko Tingkir