Sebagai Bahan Renungan

Jangan mendidik anakmu untuk terobsesi menjadi kaya. Didiklah mereka menjadi bahagia. Sehingga saat mereka tumbuh dewasa mereka menilai segala sesuatu bukan dari harganya.

6 September 2022, 01:19 WIB

Nusantarapedia.net, Jurnal | Kemanusiaan — Sebagai Bahan Renungan

SAAT kita menemukan sebuah tulisan yang berisi nasihat atau pun saran dari seseorang, mungkin itu bisa menjadi energi positif. Apalagi saat kita merasa sedang berada dalam titik terendah. Selalu ingatlah pada Allah.

Berikut ini ada kata-kata lama dari seorang motivator yang sudah berpulang, Bob Sadino namanya. Seperti kita ketahui, Bob Sadino adalah seorang pengusaha yang kaya raya. Namun, penampilannya sangat sederhana. Masih ingat kan gaya khasnya. Jauh dari kesan glamour. Kata-kata motivasinya masih relevan sampai hari ini. Tulisan ini sebagai bahan renungan dan pengingat untuk kita. Simak, yuk.

• Di saat kita memakai jam tangan seharga Rp 500.000,- atau Rp 50.000.000,-, kedua jam itu menunjukkan waktu yang sama.

• Ketika kita mengayuh sepeda seharga 100 juta ataupun 1 juta, tetap mengeluarkan keringat yang sama.

• Ketika kita membawa tas atau dompet seharga Rp 500.000,- atau Rp 5.000.000, keduanya sama-sama dapat membantumu membawa sebagian barang/uang.

• Waktu kita tinggal di rumah seluas 50 m2 atau 5.000 m2, kesepian yang kita alami tetaplah sama, apabila kita hidup sendiri.

• Ketika kita terbang dengan first class atau ekonomi class, maka saat pesawat terbang jatuh maka kita pun ikut jatuh.

Nuspedian, perlu untuk diingat, ya.
Kebahagiaan sejati bukan datang dari harta duniawi.

Jadi, ketika kita memiliki pasangan, anak, saudara, teman dekat, teman baru dan lama. Lalu, kita ngobrol, bercanda, tertawa, bernyanyi, bercerita tentang berbagai hal, berbagi suka dan duka, itulah kebahagiaan sesungguhnya yang bisa kita rasakan.

Hal penting yang patut di renungkan dalam hidup :

  1. Jangan mendidik anakmu untuk terobsesi menjadi kaya. Didiklah mereka menjadi bahagia. Sehingga saat mereka tumbuh dewasa mereka menilai segala sesuatu bukan dari harganya.
  2. Kata-kata yang terbaik di Inggris :
    “Makan makananmu sebagai obat. Jika tidak, kamu akan makan obat-obatan sebagai makanan.”
  3. Seseorang yang mencintaimu tidak akan pernah meninggalkanmu karena walaupun ada 100 alasan untuk menyerah, dia akan menemukan 1 alasan untuk bertahan.
  4. Banyak sekali perbedaan antara “manusia dan menjadi manusia”. Hanya yang bijak yang mengerti tentang itu.
  5. Hidup kita itu antara “B” birth (lahir) dan “D” death (mati), di keduanya adalah ada “C” choice (pilihan) hidup yang kita jalani, keberhasilannya ditentukan oleh setiap pilihan kita.

Jika kamu mau berjalan cepat, jalanlah sendirian, karena kamu tidak akan meninggalkan siapa pun. Namun, jika kamu ingin berjalan jauh, jalanlah bersama-sama. Maka, tidak akan terasa capeknya. Karena saat kita bersama-sama, maka akan ada canda tawa yang ada.

Nuspedian, ada 6 dokter terbaik, yang tidak perlu resep untuk menebus obatnya. Kita cukup memilikinya saja. Mereka adalah:

1) Keluarga (yang baik) bisa menjadi penyemangat kita. Bisa memberikan kenyamanan dan kebahagiaan.

2) Istirahat
Selama apa pun kita bekerja, jangan sampai kita mengabaikan kondisi badan dengan tidak istirahat.

3) Olah raga yang cukup
Olahraga bisa dilakukan di manapun dan nggak harus, mahal. Jalan-jalan pagi pun termasuk olahraga.

4) Makan yang sehat
Jangan lupa makan makanan yang sehat. Kalau bisa setiap hari menunya 4 sehat 5 lima sempurna. Yang terpenting sayur dan air putih terpenuhi.

5) Teman
Teman bisa menjadi tempat kita berkeluh kesah, saat hati kita sedang tidak baik-baik saja. Curhat saja, karena teman yang baik akan mendengarkan kita dan memberi saran yang baik pula.

6) Tertawa
Tertawa itu wujud bahagia. Tertawalah sebelum dilarang. Namun, juga harus memperhatikan batasan tertawa itu sendiri. Jangan sampai kelewatan.

Nah, itu tadi sedikit catatan sebagai bahan renungan kita hidup di dunia ini.

Dari tulisan tersebut, semoga kita bisa memetik hikmah. Jangan lupa untuk selalu bersyukur atas nikmat dari Allah. Nikmati hidup ini dengan tetap bersandar pada Allah
yang berkuasa atas kehidupan ini.

Semoga bermanfaat, ya, Nuspedian.

Kak Seto, Aku di Sini!
Cara Meningkatkan Kepedulian Sosial
Penjual Klepon
Memeluk Langit
Sanjungan Batu Sandungan

Terkait

Terkini