Kok, gething, Aku!
Gendut, (Wis, to, manut, Aku! Penak… penak), Mukidi (Piye, to, ki?), Pak no (Dl*gok nJaran), Eko Dunung Sutrisno, pemeran Penyok dengan jargonnya, "Kok gething, Aku!"
Nusantarapedia.net, Jurnal | Puspawarna — Kok, gething, Aku!
“Kesuksesan peran Penyok selain kemampuan akting Eko Dunung, juga berkat jargon andalan yang menjadi ciri khas. Jargon ini sering dia ucapkan pada segala situasi. Saat kecewa atau perasaan lain dalam perannya.”
Sebenarnya nggak baru-baru banget jargon lucu ini mengemuka ke publik. Sudah berbulan-bulan yang lalu, namun masih tetap terdengar asik dan lucu didengar, terlebih jika dilafalkan, sensasi kemayu dan nyaringnya mengena sekali.
Nuspedian tahu, nggak, tagline viral, “Kok gething, Aku!” Lucu, ya terdengarnya. Ya, jargon ini berawal dari potongan adegan komedi YouTube, Woko Channel, serial komedi yang lumayan mengocok perut.
Bagi para pecinta komedi Jawa Woko Channel Pasti sudah familiar dengan para tokoh pemerannya. Para tokoh pemeran ini memiliki jargon-jargon khusus yang mengandung keunikan dan ciri khas drama komedi yang dimainkan. Empat pemeran tersebut adalah;
Gendut, (Wis, to, manut, Aku! Penak… penak), Mukidi (Piye, to, ki?), Pak no (Dl*gok nJaran), Eko Dunung Sutrisno, pemeran Penyok dengan jargonnya, “Kok gething, Aku!”
Eko awalnya adalah pemain kibor grup musik dangdut sebelum menjadikan profesi artis youtuber saat ini.
Eko Dunung adalah aktor multitalenta, terbukti ia sukses dan gokil membawakan lima peran sekaligus. Dalam bermain banyak. Peran, ia tetap mengusung “Kok, gething, Aku!” menjadi percakapan andalannya.
Ia memerankan 5 tokoh sekaligus, keluarga Gething namanya. Yang terdiri dari peran; Penyok, Pakdhe Kabul, Mbok dhe Padas Gempal, Peni dan bocah bayi.


Kesuksesan peran Penyok selain kemampuan akting Eko Dunung, juga berkat jargon andalan yang menjadi ciri khas. Jargon ini sering dia ucapkan pada segala situasi. Saat kecewa atau perasaan lain dalam perannya.
Yang menarik, asal mula jargon ini justru bukan dari Eko sendiri, melainkan dari para pemilik channel, Reza Purwoko dan Wiyono. Mereka secara spontan mengucapkan kalimat, “Kok gething, Aku!”. Akhirnya diambil dan ditiru oleh Eko Dunung menjadi bagian dari percakapan perannya. Tak disangka menjadi viral. Viralnya jargon tersebut lantaran pembawaan Penyok yang fasih melafalkannya.
” Piye to, ki? Kok, gething, Aku!”
Dikasih Info Mazzeh, Kolokial dalam Inang Sosmed dan Kesenian (1)
Belajar Tak Oleng Dari Boger si “Penari Oleng”
Zinidin Zidan, Kena Mental dan Dramaturgi
Gucci Challenge, Agen Kampanye Seks Bebas?
Bulan Sutena dan Potret Hedonisme Remaja Indonesia
Budaya Pamer dan Krisis Identitas
Dua Pisang, Uang, dan Topeng
Tentang Jodoh
Rekomendasi
-
Presiden Sri Lanka Kabur ke Maladewa, Setibanya Disambut Protes
14 Juli 2022, 08:05 WIB -
Cara Belajar Efektif dan Efisien
14 Juli 2022, 00:58 WIB -
Sejarah Jalan Braga Paris Van Java, hingga Kebangkitan Pasca Pandemi Melalui Kolaborasi
10 Juli 2022, 10:10 WIB -
Sementara Gugatan PT 0% Berakhir, Akankah Muncul Gugatan Baru Selanjutnya
9 Juli 2022, 17:42 WIB -
14 Isu Krusial RUU KUHP, “Matinya” Fungsi Kontrol Kekuasaan dari Narasi Feodalisme
7 Juli 2022, 13:53 WIB -
32 Daftar Timnas Piala Dunia 2022 Qatar, Grup E dan H Bagai Neraka
16 Juni 2022, 09:35 WIB -
Mobil Listrik, Kelebihan dan Kekurangan Menyambut Transformasi Energi
4 Juni 2022, 10:12 WIB -
Kemunduran Attitude, di Tengah Masifnya Pendidikan Karakter
8 Mei 2022, 14:37 WIB -
Politik Ekspansi Panembahan Senopati dan Susuhunan Hanyakrawati
12 Maret 2022, 16:56 WIB -
Study Tour, Jangan (Hanya) Jadi Ajang Piknik Gratisan!
23 Juni 2022, 20:36 WIB -
Sat Samapta Polres Kampar Laksanakan Patroli dan Turlalin Arus Balik
7 Mei 2022, 23:45 WIB -
Presiden Jokowi Salurkan Hewan Kurban ke 34 Provinsi pada Idul Adha 1443 H
10 Juli 2022, 01:18 WIB -
Sejarah Perkembangan Kurikulum Pendidikan di Indonesia
15 November 2021, 09:14 WIB