Bintek, “Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka Jalur Mandiri”

27 Juni 2022, 21:01 WIB

Nusantarapedia.net, Pemalang, Jawa Tengah — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek), Peningkatan Kompetensi Bagi Pengawas Sekolah Dasar. Kegiatan tersebut bertajuk “Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka Jalur Mandiri.” Acara berlangsung pada 27-28 Juni 2022 di Hotel Sentana Pemalang.

Menurut Ketua Panitia Bintek, Supriyono, S.Pd., M.Pd., yang juga merupakan Kordinator Wilayah Kecamatan Bantarbolang mengatakan, peserta berjumlah 46 orang dari jajaran pengawas TK dan SD, di mana sesuai absensi yang tertera semuanya hadir.

Hadir dalam acara Bintek tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Drs. Abdur Rachman, M.Si., didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Wiyono, SH., Ketua Asosiasi Pengawas Sekolah Seluruh Indonesia atau APSSI provinsi Jawa Tengah, Pangarso Yuliatmoko S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber.

Menurut Yuliatmoko, Kurikulum Merdeka adalah sebagai pengganti Kurikulum 2013, di mana akibat bencana nasional Covid-19, para siswa mengalami “lose learning” atau kehilangan masa belajar yang cukup panjang, sehingga melalui keputusan pemerintah, Kurikulum Merdeka dirasa lebih mengena buat para pelajar. Pasca Covid-19, di mana kurikulum lebih disesuaikan dengan kharakteristik siswa dan tempat tinggalnya, serta bersifat lebih bermakna kurikulum tersebut bagi para peserta didik.

Lincik Ufirul S.Pd., M.Pd., pengawas TK dan SD dari Kordinator Wilayah Kecamatan (KWK) Taman, yang mana hadir di acara tersebut sebagai peserta Bintek mengatakan, bahwasanya Kurikulum Merdeka adalah suatu konsep yang disesuaikan dengan bakat, minat dan kemampuan siswa, di mana siswa akan lebih mendalam mengerti tentang bakatnya, karena adanya kebebasan atau kemerdekaan memilih bidang studi sesuai keinginan siswa. (Ragil74)

Widuri
Pantai Joko Tingkir, Di Bawah Pohon Cemara Ada Teh Poci dan Mendoan
Jalan Daendels Pantura, Jadikan Jawa Sebagai Kota Terpanjang Dunia
Jualan Tahu Gejrot Beromzet Jutaan
Wong Urip, “Wong Urip, Wong Urip”
Merdeka Belajar, Antara Idealisme dan Angan-angan

Terkait

Rekomendasi

Terkini